Pegadaian Dukung Green Tourism lewat Becak Listrik di Yogyakarta

Media Digital
Media Digital Senin, 20 Juli 2026 15:32 WIB
Pegadaian Dukung Green Tourism lewat Becak Listrik di Yogyakarta

Penyerahan secara simbolis Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista) di Jogja./ Ist

JOGJA – PT Pegadaian (Persero) bersama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mendukung penguatan ekonomi kerakyatan dan pelestarian lingkungan dengan menyalurkan bantuan sebanyak 50 unit Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista) senilai Rp1,4 miliar kepada ekosistem Bekalista Yogyakarta.

Atas langkah tersebut, Pegadaian meraih apresiasi dari Menteri Keuangan Republik Indonesia atas kolaborasi strategis yang menggerakkan sektor usaha mikro di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penghargaan berupa miniatur becak listrik tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, kepada Direktur Human Capital PT Pegadaian (Persero), Tribuana Tunggadewi, di Sasana Hinggil Kraton Yogyakarta, Kamis (16/7/2026).

Pemberian bantuan Bekalista ini bertepatan dengan upaya Pemerintah Provinsi DIY yang tengah gencar menjalankan program zona emisi rendah dan zona pejalan kaki di kawasan Jalan Malioboro dan Jalan Margo Mulya. Langkah ini merupakan bagian dari amanat besar setelah kawasan tersebut ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Salah satu implementasi penting dari program tersebut adalah pembatasan hingga pelarangan operasional becak motor berbahan bakar minyak (bentor). Sebagai solusinya, pemerintah mengarahkan penggunaan becak kayuh tradisional serta becak kayuh dengan bantuan motor listrik. Desain Bekalista yang disalurkan Pegadaian pun telah disesuaikan dengan pakem kendaraan tradisional Yogyakarta sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah DIY Nomor 5 Tahun 2016.

"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap pilar lingkungan dan ekonomi masyarakat. Melalui bantuan Bekalista ini, kami tidak hanya ingin menjaga kelestarian budaya dan lingkungan Yogyakarta, tetapi juga memastikan para pelaku UMKM di sektor transportasi tradisional tetap memiliki mata pencaharian yang layak, lebih hemat energi, dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka," ujar Tribuana Tunggadewi.

Program Bekalista dirancang untuk memberikan dampak positif yang luas dan berlapis. Program ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim serta TPB 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kehadiran 50 armada baru tersebut diharapkan mampu menjadi pemantik terciptanya ekosistem transportasi yang lebih komprehensif dan ramah lingkungan.

Melalui implementasi program Bekalista di Yogyakarta, PT Pegadaian (Persero) berharap program ini dapat berjalan sukses dan menjadi inspirasi bagi kota-kota wisata budaya lainnya di Indonesia untuk menerapkan konsep transportasi hijau yang inklusif. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online