Bupati Klaten Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Kyai Ageng Gribig
Tradisi budaya Sebaran Apem Yaaqawiyyu dalam rangka Saparan Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, berlangsung meriah pada Jumat (31/7/2026)
Perayaan tradisi sebaran apem yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jumat (31/7/2026).
KLATEN—Tradisi budaya Sebaran Apem Yaaqawiyyu dalam rangka Saparan Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, berlangsung meriah pada Jumat (31/7/2026). Ribuan masyarakat memadati kawasan Oro-oro Klampeyan untuk mengikuti tradisi yang telah diwariskan selama ratusan tahun tersebut.
Perayaan tahunan itu dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang merupakan keturunan Kyai Ageng Gribig.
Dalam sambutannya, Hamenang mengajak masyarakat tidak hanya memaknai tradisi Sebaran Apem Yaaqawiyyu sebagai kegiatan budaya, tetapi juga meneladani nilai-nilai kehidupan yang diwariskan Kyai Ageng Gribig.
"Tentu harapan kita bersama, kita bisa meneladani tokoh besar, ulama besar kita, Kyai Ageng Gribig. Sehingga kita tidak hanya merayakan Sebaran Apem Yaaqawiyyu saja, tetapi juga bagaimana kemudian meneladani sosok beliau," kata Hamenang.
Menurutnya, penyelenggaraan Sebaran Apem Yaaqawiyyu tahun ini terasa semakin istimewa karena berlangsung berdekatan dengan peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Grebeg Saparan tahun ini mengusung tema Ingaluhur Rinasa Trusthaning Gusti. Tema tersebut mengingatkan bahwa setinggi apa pun kedudukan, ilmu, maupun pencapaian seseorang, semuanya harus dilandasi sikap tawakal, rendah hati, dan kepercayaan penuh kepada Allah SWT.
Menurut Airlangga, nilai-nilai tersebut sejalan dengan keteladanan Kyai Ageng Gribig yang menyebarkan ajaran Islam melalui pendekatan yang lembut, bijaksana, dan penuh keikhlasan.
"Atas nama keluarga besar dzurriyah Kiai Ageng Gribig, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, para ulama, tokoh masyarakat, relawan, Pemda Klaten, aparat keamanan, dan seluruh warga yang telah menjaga serta melestarikan tradisi luhur ini dari generasi ke generasi. Setuju kalau tradisi ini dipertahankan 400 tahun lagi? Kalau setuju, ayo kita pertahankan 400 tahun lagi," kata Airlangga.
Ia mengungkapkan jumlah pengunjung Grebeg Saparan terus meningkat setiap tahun. Pada penyelenggaraan tahun ini, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai sekitar 50.000 orang.
Airlangga juga mengapresiasi masyarakat Kabupaten Klaten yang terus berperan aktif melestarikan tradisi sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.
"Kita berharap bahwa apa yang diajarkan Kiai Ageng Gribig untuk terus dilanjutkan, terutama untuk kita mendorong nilai-nilai perekonomian masyarakat, nilai-nilai kebahagiaan dari masyarakat. Sekali dalam setahun kita guyub rukun untuk menikmati apem," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tradisi budaya Sebaran Apem Yaaqawiyyu dalam rangka Saparan Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, berlangsung meriah pada Jumat (31/7/2026)
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.
Pemerintah kembali membuka war tiket Upacara HUT RI di Istana Merdeka. Sebanyak 8.100 peserta ditargetkan hadir pada 17 Agustus 2026.
Investasi di Gunungkidul semester pertama 2026 mencapai Rp487,6 miliar dan menyerap 10.738 tenaga kerja, didominasi PMDN dan PMA.