Juara Dunia, Bupati Klaten Berharap Vocalista Angel Terus Berkembang
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima audiensi grup paduan suara asal Klaten, Vocalista Angel, di Ruang Kerja Bupati Klaten, Jumat (11/9/2026).
Suasana pelathan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan BUMDes di Jogja./ Ist
JOGJA – Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penyusunan dan Penyempurnaan Laporan Keuangan BUMDes dan Peternakan Rakyat di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Resto Kalibayem Jogja dan diikuti pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bergerak di sektor peternakan dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program ini merupakan tindak lanjut dari hasil identifikasi kebutuhan mitra yang menunjukkan bahwa banyak BUMDes masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan, penyusunan laporan keuangan, serta penerapan tata kelola organisasi yang profesional.
Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman sekaligus bimbingan teknis agar mampu membangun sistem pengelolaan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Kegiatan menghadirkan sharing dan praktik dari para akademisi yang memiliki kompetensi di bidang manajemen, keuangan, dan tata kelola organisasi, yaitu Prof. Rofikoh Rokhim, Ph.D., Prof. Viverita, Ph.D., Dr. Dwi Nastiti Danarsari, Dr. Elok Savitri Pusparini, serta Mohammad Budi Prasetyo, S.E., M.S.M.
Mereka membahas berbagai materi, mulai dari prinsip-prinsip tata kelola organisasi, penyusunan laporan keuangan BUMDes, pengendalian internal, hingga pengelolaan risiko usaha untuk mendukung keberlanjutan organisasi.
Ketua penyelenggara, Prof. Rofikoh Rokhim, menjelaskan bahwa BUMDes memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengelola menjadi faktor penting agar BUMDes mampu mengelola usaha secara profesional serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
"Keberhasilan BUMDes tidak hanya ditentukan oleh potensi usaha yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan dalam menerapkan tata kelola organisasi dan pengelolaan keuangan yang baik. Melalui program ini, kami berharap para pengurus BUMDes memiliki kompetensi yang lebih kuat dalam menyusun laporan keuangan yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Laporan keuangan yang kredibel juga dapat digunakan untuk memperoleh rekanan serta akses pembiayaan," ujar Rofikoh.
Selain sesi pelatihan, program ini juga dirancang dalam bentuk pendampingan teknis sehingga peserta memperoleh kesempatan untuk menerapkan materi secara langsung dalam penyusunan format pencatatan keuangan, penyempurnaan administrasi, serta penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes secara berkelanjutan, tidak hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga implementasi di lapangan.
Program ini mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan sektor peternakan sebagai salah satu potensi unggulan daerah.
Dengan tata kelola keuangan yang lebih baik, BUMDes diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas, memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan, serta memperluas kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Kegiatan ini mengintegrasikan pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi sebagai model pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kapasitas kelembagaan.
Selain mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Kegiatan ini mendapat dukungan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT BRI Insurance, PT Asuransi BRI Life, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat tata kelola organisasi berbasis komunitas serta mendorong pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
BRI Group turut memberikan pemahaman mengenai produk keuangan, meliputi tabungan, pinjaman individu, kelompok dan lembaga, serta asuransi jiwa mikro dan asuransi kerugian mikro.
"BUMDes harus dapat mengelola pendapatan dan melindungi diri, anggota, serta kekayaannya dari berbagai risiko ketidakpastian," jelas Rofikoh seraya menambahkan perlunya literasi produk keuangan mikro. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima audiensi grup paduan suara asal Klaten, Vocalista Angel, di Ruang Kerja Bupati Klaten, Jumat (11/9/2026).
Sebanyak 20 perkara PHI di Bantul melibatkan 146 pekerja hingga September 2026. Sebanyak 18 perkara telah selesai melalui mediasi.
Kangen Band dinyatakan bubar oleh Dodhy Hardiyanto. Ia menyebut ada kezaliman dan melarang mantan personel membawakan lagunya.
Cek 5 beasiswa kuliah gratis dan fully funded ke luar negeri untuk mahasiswa Indonesia, termasuk syarat dan jadwal pendaftarannya.
Klasemen Super League usai laga Sabtu 12 September 2026. PSS Sleman terperosok ke dasar klasemen usai takluk 1-3 dari Madura United.
Bantul mendapat tambahan Rp6 miliar untuk penanganan jalan dan permukiman melalui APBD Perubahan 2026. Ada sekitar 10 titik yang disiapkan.