CJIBF 2026 Catat Potensi Investasi Rp19,07 Triliun ke Jawa Tengah
CJIBF 2026 di Jakarta mencatat potensi investasi Rp19,07 triliun untuk Jawa Tengah, termasuk komitmen dari investor China.
45 mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mendapat edukasi keselamatan berkendara dari Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Pelatihan digelar Rabu, 26 Agustus 2026./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak kurang lebih 45 mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mendapat edukasi keselamatan berkendara dari Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Pelatihan yang digelar pada Rabu, 26 Agustus 2026 lalu itu tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membekali mahasiswa dengan praktik teknik dasar berkendara.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan berkendara yang aman. Edukasi juga diarahkan untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.
Dalam pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai keselamatan berkendara serta pengenalan dan simulasi Honda Riding Trainer. Mahasiswa kemudian mengikuti sesi praktik langsung untuk mengasah keterampilan mengendalikan sepeda motor.
Mahasiswa Praktik Pengereman hingga Slalom
Sejumlah teknik dasar berkendara diperkenalkan kepada peserta dalam sesi praktik. Materi tersebut mencakup braking (pengereman), slalom, dan balancing.
Melalui praktik tersebut, mahasiswa diajak memahami cara mengendalikan sepeda motor dengan benar. Peserta juga belajar merespons berbagai situasi tak terduga yang dapat terjadi ketika berkendara di jalan raya.
Edukasi ini memiliki nilai strategis karena para peserta merupakan calon tenaga pendidik. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta diharapkan tidak berhenti pada penerapan keselamatan untuk diri sendiri.
Para mahasiswa juga diharapkan dapat meneruskan edukasi keselamatan berkendara kepada peserta didik mereka kelak.
"Melalui edukasi ini, sebagai langkah sinergi bagi negeri kami berharap para mahasiswa calon pendidik ini dapat menjadi duta keselamatan yang aktif membagikan ilmu serta menanamkan kesadaran berkendara yang aman kepada generasi berikutnya," ujar Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Julius Armando.
Edukasi Keselamatan untuk Generasi Berikutnya
Edukasi sejak dini dinilai menjadi pondasi penting dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan. Kolaborasi antara institusi pendidikan dan program safety riding diharapkan dapat memperluas kesadaran generasi muda mengenai pentingnya keselamatan di jalan.
Keselamatan berkendara tidak hanya berkaitan dengan keterampilan mengemudi. Keselamatan juga dipandang sebagai tanggung jawab bersama dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman.
Astra Motor Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi keselamatan berkendara kepada berbagai kalangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengampanyekan #Cari_Aman dan mewujudkan budaya berkendara yang positif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CJIBF 2026 di Jakarta mencatat potensi investasi Rp19,07 triliun untuk Jawa Tengah, termasuk komitmen dari investor China.
DPRD Kulonprogo mendorong pemutakhiran data desil secara berkala dengan melibatkan kalurahan dan verifikasi langsung di lapangan.
Iran menyatakan ekspor minyak tetap berjalan meski diblokade AS. Teheran juga memulihkan 40% kapasitas produksi South Pars.
Penganiayaan terjadi di Waduk Sermo, Kulonprogo. Seorang perempuan dipukul pria setelah menegur pelaku yang terus menatapnya.
Polda Metro Jaya menyebut perusakan dan pembakaran di kawasan Senayan dilakukan kelompok perusuh setelah aksi AMPB Pati selesai.
RUU Perampasan Aset ditarget disahkan Desember 2026. Draft mengatur negara bisa merampas aset tanpa menunggu putusan pidana.