Diskusi Novel Matahari di Atas Rantemario Bahas Luka Sejarah dan Kebangsaan
Diskusi novel Matahari di Atas Rantemario karya Andi Makmur Makka di Yogyakarta membahas luka sejarah, perbedaan ideologi, persahabatan, dan refleksi kebangsaan
Indonesian Custom Show (ICS) 2026 sukses berlangsung meriah dengan dihadiri lebih dari 30.000 pengunjung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026, di Jogja Expo Center (JEC). Mengusung energi “Like Air”, ajang ini menghadirkan beragam karya custom, atraksi otomotif, hiburan musik, marketplace, hingga kolaborasi kreatif./ Ist
YOGYAKARTA – Indonesian Custom Show (ICS) 2026 sukses berlangsung meriah dengan dihadiri lebih dari 30.000 pengunjung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026, di Jogja Expo Center (JEC). Mengusung energi “Like Air”, ajang ini menghadirkan beragam karya custom, atraksi otomotif, hiburan musik, marketplace, hingga kolaborasi kreatif.
Antusiasme puluhan ribu pengunjung terlihat sepanjang penyelenggaraan ICS 2026. Mereka datang untuk menikmati sekaligus merasakan perkembangan kultur custom Indonesia yang semakin beragam dan dinamis.
Show & Shine Director ICS, B. Kunto Wibisono, mengatakan tema “Like Air” atau “Seperti Udara” bukan sekadar slogan, tetapi menjadi simbol kebebasan berkarya tanpa batas.
“Tema 'Like Air' atau 'Seperti Udara' bukan sekadar slogan, melainkan simbol kebebasan berkarya tanpa batas yang tidak kasat mata, namun energinya bisa dirasakan di setiap sudut JEC selama tiga hari ini. Kami sangat bangga melihat bagaimana para builder lokal mampu menghadirkan standar baru yang luar biasa, membuktikan bahwa industri custom Indonesia terus bergerak dinamis dan adaptif,” ujar Kunto di Jogja Expo Center, Minggu malam (23/8/2026).
Antusiasme terhadap ICS 2026 juga datang dari pengunjung mancanegara. Tahun ini, seorang penggemar custom asal Swedia kembali hadir secara khusus untuk menikmati atmosfer dan perkembangan dunia custom di Indonesia.
Kehadirannya menjadi istimewa karena merupakan tahun ketiga secara berturut-turut dirinya datang dan menjadi bagian dari perjalanan Indonesian Custom Show.
Selain memamerkan karya custom, ICS 2026 menghadirkan berbagai atraksi otomotif. Salah satu momen yang menarik perhatian pengunjung adalah aksi drift Rifat Sungkar. Dalam kesempatan tersebut, Rifat tidak hanya melakukan aksi drift, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai aspek keselamatan dalam olahraga reli.
Atraksi drift lainnya ditampilkan menggunakan kendaraan rakitan Prorock Engineering. Kendaraan tersebut dirakit secara khusus hanya dalam waktu dua minggu untuk dapat tampil di Indonesian Custom Show 2026.
Keseruan juga terasa di area panggung. Penampilan Denny Caknan, Kotak, dan For Revenge menjadi magnet bagi pengunjung yang memadati area tersebut untuk bernyanyi dan menikmati penampilan musisi favorit mereka.
Perpaduan musik, energi penonton, dan atmosfer festival membuat area panggung semakin semarak. Kehadiran para musisi tersebut sekaligus melengkapi pengalaman pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan ICS 2026.
Tak hanya menghadirkan karya dan atraksi otomotif, Indonesian Custom Show 2026 juga memberikan kejutan melalui program Lucky Draw. Antusiasme pengunjung semakin terasa saat pengundian hadiah berlangsung.
Dalam pengundian tersebut, Leonardus Harpa Pradana dan Romi Agus Nugraha berhasil menjadi pemenang Lucky Draw. Keduanya masing-masing membawa pulang satu unit Mitsubishi Lancer SOHC MT 1994 dan satu unit Binter Merzy 1984 Chopper.
Keseruan lainnya hadir melalui ajang lari bertajuk Freedom Run yang diikuti selebritas Gisel dan kawan-kawan. Program tersebut dimenangkan Renovil Dramestika yang berhak membawa pulang satu unit Vespa Matic.
Selama tiga hari, ICS 2026 tidak hanya menjadi ruang pamer kreativitas otomotif, tetapi juga menjadi pertemuan komunitas, pelaku industri, kreator, dan masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap kultur custom.
Melalui tema “Like Air”, ICS 2026 menegaskan semangat kebebasan berekspresi dan berkarya tanpa batas. Penyelenggara berharap energi tersebut terus berkembang dan menjadi bagian dari perjalanan kultur custom Indonesia. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Diskusi novel Matahari di Atas Rantemario karya Andi Makmur Makka di Yogyakarta membahas luka sejarah, perbedaan ideologi, persahabatan, dan refleksi kebangsaan
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 18 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 18 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
DeepSeek mengalami gangguan selama lima jam. Pelanggan berbayar mendapat kredit pengembalian dana, sementara kebutuhan komputasi jadi sorotan.
Kopi jumbo 1,5 liter viral di Korea Selatan. Selain tampil unik di media sosial, minuman ini dinilai lebih hemat di tengah inflasi.
Jogja Bay menghadirkan Bay Culture Show bertema Ramayana di Kolam Ombak. Simak jadwal pertunjukan Oktober 2026 dan harga tiket mulai Rp90.000.