BSI Perkuat Wakaf Produktif, Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
BSI memperkuat ekosistem wakaf produktif melalui inovasi keuangan syariah dan digitalisasi untuk mengoptimalkan potensi wakaf uang Rp180 triliun
Investor dan jajaran direksi PT Indo Boga Sukses Tbk saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) IBOS di Baki Restaurant, Jumat (16/10/2026). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
JOGJA—PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) berencana membangun hotel baru di Jogja pada 2027 dan menambah outlet restoran. Rencana ekspansi tersebut disiapkan di tengah pergerakan saham perusahaan yang tercatat di level Rp72 per lembar pada Jumat (16/10/2026) siang, naik 16,13% dibandingkan setahun sebelumnya.
Komisaris IBOS, Teddy Verian Salim, mengatakan perusahaan masih melihat peluang pertumbuhan bisnis di tengah kondisi ekonomi dan perubahan regulasi pasar modal. Menurutnya, pengembangan usaha yang dilakukan manajemen menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung kinerja perusahaan ke depan.
“Ini bentuk realisasi dari komitmen perseroan yang terus berkomitmen meningkatkan kinerja. Memang tahun ini kinerja direksi cukup bagus, terbukti dengan pengembangan outlet yang juga tumbuh,” kata Teddy seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) IBOS di Baki Restaurant, Jumat (16/10/2026).
Saham IBOS sempat menyentuh Rp183 per lembar pada akhir Februari 2026 sebelum tercatat di level Rp72 pada Jumat siang. Menanggapi pergerakan tersebut, Teddy mengatakan manajemen optimistis terhadap prospek perusahaan, meski belum menetapkan target persentase kenaikan harga saham untuk periode berikutnya.
Dia mengakui kondisi ekonomi yang belum stabil dan perubahan regulasi di Bursa Efek menjadi tantangan tersendiri. Namun, manajemen berharap perkembangan bisnis dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan dan saham IBOS.

“Kalau berapa persennya, saya enggak berani mendahului Komisaris Independen dan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tapi kita tumbuh, kita tumbuh,” ujarnya.
Siapkan Hotel Baru di Jogja
Salah satu rencana pengembangan bisnis IBOS ialah membangun hotel baru di Jogja pada 2027. Perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan operator hotel internasional untuk mengelola properti tersebut.
Teddy mengatakan rencana itu masih dalam tahap persiapan. Perusahaan belum mengungkapkan lokasi maupun merek hotel yang akan digunakan karena masih ada sejumlah hal yang perlu dimatangkan bersama pihak ketiga.
“Tahun depan kita tambah outlet, kemudian kita lagi persiapan penambahan aset, dan kita mungkin akan menambah jumlah hotel. Tahun depan rencananya kita akan groundbreaking salah satu hotel juga,” katanya.
Menurut Teddy, operator yang dijajaki merupakan salah satu perusahaan pengelola hotel terbesar di dunia. Jika rencana tersebut terealisasi, hotel itu berpeluang menghadirkan merek internasional di Kota Jogja.
“Kalau ini terjadi, mungkin bisa menjadi salah satu brand hotel internasional di kota ini, di Jogja,” ujarnya.
Selain mengembangkan bisnis perhotelan, IBOS berencana menambah outlet restoran. Salah satu ekspansi yang segera dilakukan ialah pembukaan outlet Segafredo Zanetti di Jogja pada akhir Oktober 2026.
Teddy mengatakan perusahaan ingin menghadirkan produk dan layanan yang berdaya saing di tengah persaingan bisnis kuliner. Menurutnya, pengembangan usaha tidak sekadar berorientasi pada penambahan jumlah outlet, tetapi juga kualitas produk yang ditawarkan kepada konsumen.
“Kami bukan buka kopi yang hanya asal, tapi kami punya Segafredo Zanetti. Akhir bulan ini kita akan buka,” katanya.
RUPSLB Bahas Lima Agenda
Di sisi lain, IBOS menggelar RUPSLB untuk membahas lima agenda, yakni pengesahan laporan keuangan tahunan tahun buku 2023 yang telah direvisi dan diaudit, perubahan anggaran dasar, penegasan struktur permodalan dan kepemilikan saham, penetapan Komite Audit, serta penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.
Teddy mengatakan penetapan Komite Audit menjadi salah satu agenda penting karena dua anggota komite sebelumnya tidak lagi dapat menjalankan tugas. Satu anggota memasuki masa pensiun, sedangkan anggota lainnya meninggal dunia saat masih menjabat.
Pelaksanaan RUPSLB merupakan bagian dari kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurut Teddy, keputusan dalam rapat tersebut diperlukan untuk memastikan administrasi perusahaan, struktur permodalan, dan fungsi pengawasan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BSI memperkuat ekosistem wakaf produktif melalui inovasi keuangan syariah dan digitalisasi untuk mengoptimalkan potensi wakaf uang Rp180 triliun
PSM Makassar menang 2-1 atas PSIM Jogja. Darije Kalezic memuji semangat pemain setelah Juku Eja bangkit dari kekalahan telak melawan PSS Sleman
ATM Emas Bank Mandiri tersedia di KC Yogyakarta Sudirman. Nasabah dapat mencetak saldo emas digital menjadi emas fisik 1, 5, dan 10 gram.
Putri Kusuma Wardani kalah 17-21, 16-21 dari Wang Zhi Yi pada perempat final Denmark Open 2026. Indonesia tanpa wakil di tunggal putri.
PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menyiapkan pembangunan hotel baru di Jogja pada 2027 dan penambahan outlet restoran, seiring kenaikan saham 16,13% dalam setahun.
Jean-Paul van Gastel memahami desakan #VanGastelOut setelah PSIM Jogja kalah empat kali beruntun dan hanya mengoleksi satu poin dari lima laga.