Advertisement
Eko Suwanto Dorong Pemda DIY Bantu Kuliah Kaum Muda
Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto
Advertisement
JOGJA—Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto, menilai semangat kaum muda yang memeriahkan Merah Muda Fest menjadi momentum penting untuk mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada generasi muda, terutama di bidang pendidikan dan lapangan kerja.
“Anak-anak muda punya cara kreatif untuk mengekspresikan nasionalisme—melalui musik, diskusi, maupun aksi sosial. Itulah wajah baru kebangsaan yang harus terus kita dukung. Kita harapkan Pemda DIY dapat memfasilitasi akses pendidikan hingga sarjana dan akses lapangan kerja bagi kaum muda. Bisa pakai APBD, juga bisa pakai CSR. Kan sudah ada Perda CSR, bisa digunakan untuk membantu kuliah. Untuk mendukung kreatifitas kaum muda, kita harap Perda DIY serius sediakan fasilitas Co Working Space bagi kaum muda. Co Working Space bisa buat tempat belajar sekaligus bekerja utamanya menopang tumbuh kembangnya ekonomi kreatif,” kata Eko.
Advertisement
Ia menambahkan, dukungan kebijakan konkret akan membantu generasi muda mengembangkan potensi kreatif mereka sekaligus memperkuat ekonomi daerah melalui inovasi dan wirausaha berbasis komunitas.
Semangat kebangsaan dan kreativitas generasi muda ditampilkan melalui penyelenggaraan Merah Muda Fest, rangkaian kegiatan yang digelar PDI Perjuangan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (1/11/2025).
BACA JUGA
Ribuan anak muda dari berbagai komunitas terlibat dalam kegiatan yang meliputi diskusi publik, pameran komunitas, dan konser kebangsaan. Seluruh rangkaian acara dirancang sebagai ruang ekspresi, kolaborasi, dan aktualisasi ide bagi generasi muda.
Sejak 25 Oktober hingga 1 November, Merah Muda Fest dijadikan wadah untuk membangun dialog lintas sektor mengenai pendidikan, lingkungan, dan kesetaraan sosial. Gagasan yang muncul di forum tersebut dirumuskan menjadi Seruan Muda untuk Masa Depan Indonesia.
Momentum Sumpah Pemuda diperingati bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai ajang menghidupkan kembali nilai keberanian, kemandirian, dan semangat kebangsaan di kalangan muda. (Advertorial)
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Hindari Motor, Bus Ringsek Tabrak Pohon di Ring Road Selatan Bantul
Advertisement
Cara Ampuh Jaga Kesehatan Kulit Kepala Selama Memakai Penutup Kepala
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







