Advertisement
Bank Jateng Berangkatkan Ribuan Perantau Mudik Gratis
Ribuan perantau asal Jawa Tengah mulai diberangkatkan pulang kampung secara gratis menggunakan puluhan bus dan rangkaian kereta api dalam program mudik 2026 yang difasilitasi Bank Jateng bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pemberangkatan dilakukan pada Senin, (16/3 - 2026) dari di Museum Purna Bhakti Pertiwi, di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama jajaran direksi dan komisaris Bank Jateng. / ist
Advertisement
JAKARTA—Ribuan perantau asal Jawa Tengah mulai diberangkatkan pulang kampung secara gratis menggunakan puluhan bus dan rangkaian kereta api dalam program mudik 2026 yang difasilitasi Bank Jateng bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Pemberangkatan dilakukan pada Senin, (16/3/2026) dari di Museum Purna Bhakti Pertiwi, di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama jajaran direksi dan komisaris Bank Jateng.
Advertisement
Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko, mengatakan program ini difokuskan untuk membantu perantau, terutama pekerja sektor informal, agar bisa pulang kampung tanpa terbebani biaya.
“Ini menjadi komitmen kami untuk mendukung program pemerintah, agar masyarakat Jawa Tengah di perantauan bisa merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa mengeluarkan biaya,” ujarnya.
BACA JUGA
Program ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari asisten rumah tangga, pekerja pabrik dan bangunan, pengemudi bajaj, hingga pedagang kecil.
Untuk arus mudik, disiapkan 53 unit bus dengan kapasitas sekitar 2.250 penumpang dari wilayah Jabodetabek menuju berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah.
Sementara itu, arus balik difasilitasi 12 unit bus dengan kapasitas sekitar 600 penumpang yang diberangkatkan dari di Terminal Mangkang, di Asrama Haji Donohudan, dan di Terminal Bulupitu menuju wilayah Jabodetabek.
Selain bus, Bank Jateng juga menyediakan empat gerbong kereta api Tawang Jaya Premium dengan kapasitas sekitar 320 penumpang untuk mendukung perjalanan kembali ke Jakarta.
Seluruh armada bus yang digunakan telah memenuhi standar emisi Euro 4 dengan tahun produksi minimal 2024 untuk menjamin aspek ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan.
Untuk mengantisipasi kondisi darurat, mobil ambulans turut disiagakan mendampingi perjalanan pemudik di sepanjang Tol Trans Jawa.
“Program ini bukan hanya soal transportasi gratis, tetapi juga upaya menekan risiko kecelakaan. Banyak masyarakat yang biasanya mudik menggunakan sepeda motor, sehingga kami berharap program ini bisa menjadi alternatif yang lebih aman,” jelas Bambang.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengapresiasi keterlibatan Bank Jateng dalam program ini sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah dan BUMD.
“Program ini kami hadirkan untuk mempermudah masyarakat, terutama pekerja sektor informal, agar bisa pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman,” kata Ahmad Luthfi.
Ia juga mengimbau para pemudik dan pengemudi untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan agar dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Waspada Libur Lebaran: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Wisata Sleman
Advertisement
Rahasia Kamar Tidur Harum Alami: Dari Ventilasi hingga Minyak Esensial
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




