Tindaklanjuti 88,1 Persen Laporan, Pemkab Sleman Perkuat Kanal Aduan
Sebanyak 1.190 dari 1.351 aduan warga Sleman sepanjang Januari-Agustus 2026 telah ditindaklanjuti Pemkab Sleman.
ara perajin di rumah produksi Mamnich Tas'souvenir, Solo, sedang menyelesaikan proses awal pembuatan tas etnik berbahan wastra Nusantara. UMKM binaan Bank Jateng ini berkomitmen menjaga kualitas produk home industri sekaligus menggerakkan ekonomi warga lokal./ Ist
SOLO— Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif pelaku usaha lokal. Salah satu kisah sukses datang dari Mamnich Tas'souvenir, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bank Jateng asal Solo yang sukses menyulap kain tradisional menjadi produk tas etnik berkualitas premium dengan omzet yang terus bertumbuh.
Memadukan keindahan kain wastra seperti batik, tenun, dan lurik ke dalam bentuk tas modern, Mamnich berhasil membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing dan memiliki nilai jual tinggi di pasar modern.
Perjalanan Mamnich di industri kreatif ini terbilang unik dan penuh perjuangan. Usaha home industri ini lahir justru di tengah situasi sulit pada masa awal pandemi Covid-19, saat wilayah Solo dan sekitarnya mengalami kelangkaan masker kain.
Founder Mamnich, Fransiska, tergerak untuk mengambil peran. Melihat minimnya pasokan masker dari pemerintah kala itu, ia memanfaatkan keterampilan dan mesin jahitnya untuk memproduksi masker kain secara mandiri. Mulai dari proses pemotongan bahan, menjahit, hingga pengemasan dan pengiriman ke berbagai sekolah di sekitar Solo, semua ia kerjakan seorang diri
Seiring berjalannya waktu dan melonjaknya permintaan, Fransiska mulai melihat peluang yang lebih besar. Ia tidak lagi berjalan sendiri; Mamnich mulai merangkul dan memberdayakan warga sekitar yang memiliki keterampilan menjahit. Langkah ini tidak hanya berhasil meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.
Pasca-pandemi, Mamnich bertransformasi dengan fokus pada lini produk tas etnik. Komitmen untuk mempertahankan kualitas home industri yang rapi dan detail membuat produknya cepat memikat hati konsumen.
"Bagi kami, Mamnich bukan sekadar bisnis, tapi juga media untuk mengenalkan kembali kekayaan wastra Nusantara kepada generasi muda dengan cara yang praktis dan modis.
Perjalanan dari awal pandemi hingga sekarang tentu tidak mudah, dari yang awalnya saya kerjakan sendiri di rumah, sampai sekarang bisa bantu perekonomian tetangga sekitar.
Kehadiran Bank Jateng sebagai pembina memberikan dampak yang sangat besar bagi kami. Tidak hanya dibantu dari sisi publikasi dan akses, tetapi pendampingan yang diberikan membuat kami lebih percaya diri untuk naik kelas.
Kami berharap kolaborasi ini bisa membawa produk tas etnik khas Solo ini menjangkau pasar yang jauh lebih luas lagi," ujar Fransiska, Pemilik Mamnich Tas'souvenir.
Keberhasilan Mamnich tidak lepas dari ekosistem suportif yang dibangun oleh Bank Jateng. Sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pemulihan ekonomi, Bank Jateng terus berkomitmen memberikan panggung bagi UMKM potensial agar mampu mandiri dan berdaya saing nasional.
Melalui program pembinaan, pelatihan manajemen usaha, hingga fasilitasi pameran, Bank Jateng memastikan para pelaku UMKM binaan seperti Mamnich memiliki fondasi yang kuat untuk terus berinovasi. Kisah Mamnich menjadi salah satu bukti bagaimana sinergi antara ketahanan pelaku usaha lokal dan dukungan perbankan daerah mampu menciptakan dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat khusunya wilayah Jawa Tengah. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 1.190 dari 1.351 aduan warga Sleman sepanjang Januari-Agustus 2026 telah ditindaklanjuti Pemkab Sleman.
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Veda Ega Pratama punya rekam jejak kuat di Mandalika. Simak modal dan tantangan pembalap Honda Team Asia di Moto3 Indonesia 2026.
DPR RI resmi mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi UU pada 6 Oktober 2026 setelah pembahasan sejak 14 September.
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Schneider Electric mengakuisisi PTC senilai Rp404 triliun untuk memperkuat bisnis software dan infrastruktur data center AI.