Advertisement

LP Maarif NU Gelar Porsemanu 2026 Sleman Libatkan 2.300 Siswa

Media Digital
Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:47 WIB
Maya Herawati
LP Maarif NU Gelar Porsemanu 2026 Sleman Libatkan 2.300 Siswa Pembukaan Porsemanu Sleman 2026 di MTSN 4 Sleman pada Sabtu (31/1/2026). Para siswa mengikuti lomba dari beragam kategori di ruang kelas. - Harian Jogja // Catur Dwi Janati 

Advertisement

SLEMAN—Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif Nahdlatul Ulama (Porsemanu) 2026 yang digelar Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Kabupaten Sleman menjadi momentum strategis penguatan bakat siswa madrasah, sekaligus menyemarakkan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-100. Ajang Porsemanu 2026 Sleman ini melibatkan 2.300 peserta dari puluhan madrasah dan menegaskan komitmen pembinaan talenta di bidang seni dan olahraga

Ketua Porsemanu 2026 Kapanewon Sleman dan Mlati, Muhammad Buyung Manggala, menjelaskan kegiatan edisi ke-10 ini diikuti 2.300 peserta dari 58 madrasah, mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA). Para siswa berkompetisi dalam berbagai cabang seni, olahraga, dan permainan tradisional yang tersebar di sejumlah lokasi pertandingan.

Advertisement

"Ada sekitar 2.300 sekian peserta. Mulai dari 10 cabang seni, terus 9 cabang olahraga dan 1 cabang permainan tradisional meliputi Gobak Sodor, Bakiak, dan Egrang," terang Buyung, Sabtu (31/1/2026).

Pada kategori seni, Porsemanu 2026 Sleman mempertandingkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Tahfidz, Adzan, Kaligrafi, Hadroh, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, Cerdas Cermat Aswaja, serta Paduan Suara. Sementara di kategori olahraga terdapat cabang atletik, lari, bulu tangkis, futsal, sepak bola mini, bola voli mini, bola voli dewasa, catur, tenis meja, hingga pencak silat.

"Untuk setiap cabang yang kami perlombakan diambil tiga nomor, juara satu, dua dan tiga. Nanti dari setiap kejuaraannya kami akumulasi akan ditentukan sebagai juara umum," jelasnya.

Menurut Buyung, Porsemanu yang digelar rutin setiap tahun menjadi ruang eksplorasi minat dan bakat siswa di luar akademik dan sains, sekaligus membuka peluang prestasi lanjutan.

"Jadi harapan kami untuk Porsemanu ini adalah ajang untuk mewadahi minat dan bakatnya di luar akademik dan sains. Kami mewadahi di tingkat seni mulai dari qiroah, mulai dari cerdas cermat Aswaja, mulai dari paduan suara, mulai dari olahraga, kami wadahi di sini dan kami cari bibit-bibit yang mana suatu ketika itu akan muncul, bisa juga menjadi atlet nasional," tegasnya.

Dalam seremoni pembukaan Porsemanu 2026 Sleman, LP Ma’arif NU Sleman juga menganugerahkan Ma’arif Award kepada lembaga pendidikan di bawah naungan Ma’arif. Ketua LP Ma’arif Sleman, Murdiyanta, menjelaskan penghargaan tersebut diberikan kepada sekolah atau madrasah dengan kategori terdisiplin melalui platform simanu.id yang dikembangkan LP Ma’arif Kabupaten Sleman. Tahun ini, MI Al Islam Tempel terpilih sebagai satuan pendidikan terdisiplin dan Kepala Sekolah MI Al Islam Tempel dinobatkan sebagai kepala sekolah terdisiplin versi simanu.id.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Agung Armawanta, turut mengapresiasi penyelenggaraan Porsemanu 2026 Sleman. Menurutnya, pekan olahraga dan seni menjadi sarana penting untuk mengukur capaian latihan para siswa melalui kompetisi yang diakui secara terbuka.

"Karena di pekan olahraga itu ada pengakuan, ada recognition, seberapa saya itu latihannya berhasil. Kalau cuma ukuran latihan, dia mungkin bisa, tapi kemudian ada pengakuannya yang belum,"

Ia menambahkan bahwa Porsemanu 2026 Sleman bukan hanya arena menakar kemampuan, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarpeserta dari berbagai madrasah sehingga tercipta kompetisi sehat yang memacu peningkatan kualitas.

"Kompetitor itu adalah pemacu sekaligus tantangan gitu, bukan kemudian musuh. Sehingga anak-anak ini dipacu untuk kemudian menjadi satu kompetitor yang bagus. Yang kedua, silaturahminya terjaga. Kemudian ukuran catatan kekurangan itu akan jadi feedback untuk kemudian hari diperbaiki," katanya.  (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya

Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya

Bantul
| Sabtu, 31 Januari 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Sampo Dipakai ke Wajah Viral, Dokter: Tak Dianjurkan, Berbahaya

Sampo Dipakai ke Wajah Viral, Dokter: Tak Dianjurkan, Berbahaya

Lifestyle
| Sabtu, 31 Januari 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement