Advertisement
Jateng Kebut Perbaikan 106 Ruas Jalan Jelang Mudik
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengebut perbaikan jalan provinsi menjelang mudik Lebaran 2026 dengan memastikan kondisi infrastruktur tetap mantap. Hal ini ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meresmikan tiga ruas hasil preservasi, Jumat (13/2 - 2026). / ist
Advertisement
SEMARANG—Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengebut perbaikan jalan provinsi menjelang mudik Lebaran 2026 dengan memastikan kondisi infrastruktur tetap mantap. Hal ini ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meresmikan tiga ruas hasil preservasi, Jumat (13/2/2026).
Dalam tiga bulan terakhir, sebanyak 106 paket atau ruas jalan diperbaiki dan dibangun di 35 kabupaten/kota dengan total anggaran mencapai Rp676 miliar. Tiga ruas yang diresmikan meliputi Brigjend Sudiarto Semarang sepanjang 3,2 kilometer, ruas Semarang—Godong kurang lebih 2 kilometer, dan ruas Weleri—Patean sepanjang 1,8 kilometer dengan total anggaran preservasi sekitar Rp77 miliar.
Advertisement
"Untuk provinsi Jawa Tengah, periode triwulan terakhir kita mempunyai hampir 106 paket yang nilainya adalah Rp676 miliar, dan ini sudah selesai," kata Luthfi.
Menurutnya, preservasi jalan provinsi tersebut tidak hanya bertujuan memantapkan kondisi fisik jalan, tetapi juga memperkuat konektivitas lalu lintas perekonomian wilayah. Hingga saat ini, tingkat kemantapan jalan provinsi telah mencapai 94 persen.
BACA JUGA
Meski demikian, curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sejumlah jalan berlubang. Untuk itu, Luthfi memerintahkan penambalan lubang agar kondisi jalan tetap mantap menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum membuka layanan laporan jalan rusak secara daring. Layanan itu beroperasi 1x24 jam dan langsung ditindaklanjuti saat laporan masuk.
"Ini penting agar jalan provinsi bisa terpantau. Untuk kabupaten/kota sudah saya arahkan untuk ikut serta menambal jalan lubang. Sarana prasarana jalan ini menjadi prioritas utama," katanya.
Sebelumnya, Luthfi menekankan bahwa pemantapan infrastruktur jalan tidak hanya berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik juga menjadi faktor penting dalam menjaga pergerakan ekonomi serta iklim investasi daerah.
Ia menjelaskan, konektivitas jalan yang terjaga menjadi prasyarat utama kelancaran distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, serta aktivitas ekonomi masyarakat, terutama saat momentum peningkatan pergerakan orang dan barang menjelang Hari Raya Idulfitri.
Luthfi menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalan menjelang Idulfitri dan puncak arus mudik, sesuai roadmap pembangunan infrastruktur yang telah ditetapkan. Langkah percepatan perbaikan 106 ruas jalan provinsi ini diharapkan mampu mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026 sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi di Jawa Tengah. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
- Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional
Advertisement
Ratusan Pedagang Pasar Niten Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Advertisement
Daftar Istilah yang Muncul dalam Perseteruan SEAblings dan Knetz
Advertisement
Advertisement
Advertisement







