Advertisement
Dosen Teknik Kimia UAD Gelar Pelatihan Mengolah Sampah
UAD latih Ibu-Ibu Sambilegi olah minyak jelantah jadi lilin dan kerajinan sampah plastik di Sleman. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Program Pengabdian Masyarakat Prodi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggandeng Bank Sampah Restu Ibu Sambilegi untuk menggelar pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah dan kerajinan berbahan sampah plastik. Kegiatan ini berlangsung di Sambilegi, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY, pada Sabtu, 24 Januari dan 14 Februari 2026.
Kegiatan tersebut menyasar Ibu-Ibu Bank Sampah Restu Ibu sebagai upaya memperkuat program pemilahan sampah yang telah berjalan di wilayah tersebut. Fokus utama pelatihan adalah peningkatan nilai ekonomi sampah melalui inovasi produk olahan, sehingga tidak lagi dijual dalam bentuk mentah.
Advertisement
Pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Rachma Tia Evitasari bersama tim yang terdiri atas Endah Sulistiawati dan Siti Salamah. Tim mendorong peserta untuk memanfaatkan minyak jelantah menjadi lilin bernilai jual serta mengolah sampah plastik menjadi produk kerajinan kreatif.
“Saat ini kegiatan Ibu-Ibu sudah sangat baik dengan mengumpulkan sampah plastik dan minyak jelantah, tapi masih langsung dijual tanpa diolah. Jadi harapannya, kegiatan ini dapat menambah wawasan para peserta untuk meningkatkan nilai ekonomis sampah yang sudah dikumpulkan,” kata Rachma.
BACA JUGA
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi teori sekaligus praktik langsung pengolahan limbah rumah tangga. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi warga sekaligus mendukung gerakan pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat kalurahan.
Salah satu pengurus Bank Sampah Restu Ibu, R. Elis, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini memberikan tambahan wawasan dan keterampilan baru bagi para anggota.
“Acara kemarin memberikan tambahan ilmu terkait pengolahan sampah khususnya ke Ibu-Ibu Bank Sampah Restu Ibu. Menurut saya, kegiatan yang diusung memberikan banyak manfaat, semoga bisa mendukung Sambilegi menjadi desa wisata dan meningkatkan prestasi Bank Sampah Restu Ibu yang sudah menjadi Juara Harapan 1 Penilaian Pengelolaan Sampah Tahun 2025 dari DLH,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin dan kerajinan dari sampah plastik ini, Bank Sampah Restu Ibu di Sambilegi diharapkan mampu memperluas inovasi produk ramah lingkungan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai penggerak pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Sleman yang berorientasi pada peningkatan nilai ekonomi dan pengembangan potensi desa wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Koperasi Merah Putih Soroti Program Wamira di Kota Jogja
Advertisement
Diet Tidak Sehat Bikin Berat Badan Sulit Turun, Ini Penyebabnya
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






