Advertisement
UMY Dampingi UMKM Bakpia Lewat Cultural Branding Lokal
Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendampingi pelaku UMKM bakpia homemade melalui program cultural branding berbasis kearifan lokal guna meningkatkan daya saing produk di pasar.
Advertisement
Program pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema Cultural Branding Bakpia: Strategi Branding Berbasis Nilai Kearifan Lokal dan Keberlanjutan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi catur darma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian masyarakat.
Ketua tim pengabdian, Andreani Hanjani, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat identitas produk lokal melalui strategi komunikasi yang lebih efektif dan relevan dengan nilai budaya.
BACA JUGA
“Program ini bertujuan mendorong pemanfaatan cultural branding sebagai strategi promosi yang lebih berdaya saing,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Pendampingan Branding hingga Keuangan UMKM
Selain penguatan branding, tim juga memberikan pelatihan pencatatan keuangan sederhana bagi pelaku UMKM, serta pendampingan promosi baik secara offline maupun online.
Untuk memperluas jangkauan pemasaran, UMY turut menggandeng kreator konten kuliner seperti Masclink Kulineran. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan eksposur produk bakpia homemade di kalangan konsumen digital.
Pendekatan ini tidak hanya memperkuat citra produk sebagai kuliner khas daerah, tetapi juga menekankan nilai keberlanjutan dan identitas budaya lokal.
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa
Program ini melibatkan sejumlah dosen lintas perguruan tinggi, antara lain:
• Desi Susilawati (Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY)
• Dwiya Endah Pandu Probowati (Universitas Muhammadiyah Cirebon)
Selain itu, mahasiswa juga turut dilibatkan dalam kegiatan pendampingan, di antaranya Krisma Khusnul Hidayah dan Husna Syahiddah dari program D4 Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah UMY.
Komitmen UMY pada Pengabdian Masyarakat
Melalui Direktorat Riset dan Pengabdian UMY, UMY terus mendorong dosen untuk aktif menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen UMY dalam menghadirkan kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi berbasis UMKM.
Pendampingan berbasis cultural branding ini diharapkan mampu mendorong UMKM bakpia homemade tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sebagai produk unggulan yang memiliki identitas kuat di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Jalan Magelang Sleman Mendadak Kacau, Empat Motor Tabrakan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







