Advertisement

Dari Operasi hingga Rawat Jantung, JKN Ringankan Beban Warga Jogja

Media Digital
Kamis, 30 April 2026 - 11:32 WIB
Sunartono
Dari Operasi hingga Rawat Jantung, JKN Ringankan Beban Warga Jogja Warga Kota Jogja, Farid, 40. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Pengalaman menjalani operasi besar hingga perawatan penyakit jantung dalam keluarga membuat seorang warga Kota Jogja, Farid, 40, merasakan langsung manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya, program tersebut sangat membantu dari sisi biaya maupun pelayanan.

Farid mengaku telah menjadi peserta JKN selama sekitar lima tahun dan sudah beberapa kali memanfaatkannya saat sakit. Ia menilai kehadiran program jaminan kesehatan tersebut memberikan keuntungan besar dibandingkan jika harus berobat secara umum.

Advertisement

“Saya menggunakan sudah kurang lebih lima tahun. Manfaatnya sangat terasa, apalagi saya pernah sakit sampai operasi besar, sangat membantu untuk semuanya,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Menurut Farid, perbedaan penggunaan JKN dengan layanan umum cukup signifikan, terutama dalam hal pembiayaan. Ia merasa lebih terbantu karena biaya pengobatan yang ditanggung membuatnya tidak terbebani secara finansial.

“Beda banget. Pokoknya lebih menguntungkan pakai JKN. Membantu banget untuk semuanya. Sudah beberapa kali saya sakit dibantu JKN ini,” katanya.

Dari sisi pelayanan tenaga kesehatan, Farid juga mengaku tidak menemukan adanya perlakuan berbeda antara pasien JKN dan pasien umum. Selama menjalani perawatan, ia menilai pelayanan yang diberikan tetap baik dan profesional.

“Baik, selalu membantu. Pelayanannya bagus. Selama saya ngurus apa-apa nggak ada pembeda-bedaan,” ucapnya.

Tak hanya dirinya, seluruh anggota keluarga Farid juga terdaftar sebagai peserta JKN. Ia mencontohkan pengalaman ayahnya yang pernah mengalami sakit jantung dan mendapatkan penjaminan biaya pengobatan hingga tindakan medis.

“Semua keluarga pakai JKN. Bapak pernah sakit jantung, itu dibantu biayanya, operasi dan lain-lain. Sangat membantu semuanya,” katanya.

Farid menambahkan, dengan adanya JKN, beban biaya kesehatan menjadi lebih ringan karena iuran dibayarkan secara kolektif melalui usahanya. Hal itu membuat biaya yang dikeluarkan tidak terlalu terasa.

“Intinya tidak terasa biayanya karena pakai JKN,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Farid mengaku tidak memiliki keluhan selama menggunakan layanan JKN. Ia berharap pelayanan yang sudah baik dapat terus dipertahankan.

“Sudah bagus. Kalau saya nggak ada keluhan. Selama saya sakit beberapa kali, pelayanannya bagus,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Padat Karya Sleman 2026 Serap 5.024 Tenaga Kerja

Padat Karya Sleman 2026 Serap 5.024 Tenaga Kerja

Sleman
| Kamis, 30 April 2026, 11:47 WIB

Advertisement

Korban Perempuan Kecelakaan KA Hadapi Beban Ganda Saat Pemulihan

Korban Perempuan Kecelakaan KA Hadapi Beban Ganda Saat Pemulihan

Lifestyle
| Selasa, 28 April 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement