Konsumsi pada Ramadan & Lebaran Bakal Dongkrak PDB
Bank Indonesia (BI) yakin konsumsi dalam negeri pada kuartal II/2019 tetap terjaga meski ekonomi dunia melambat.
Bank Indonesia (BI) yakin konsumsi dalam negeri pada kuartal II/2019 tetap terjaga meski ekonomi dunia melambat.
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai pada libur Lebaran tahun ini terjadi perubahan tren belanja masyarakat. Jika sebelumnya dana yang ada untuk membeli kebutuhan sandang kini justru mengarah ke kebutuhan leisure.nn
Indonesia diprediksi bisa menjadi macan Asia berkat pertumbuhan ekonomi digital yang pesat.
Momentum pertumbuhan ekonomi DIY terus berlanjut sebagaimana tercermin pada kinerja perekonomian DIY yang makin solid. Realisasi pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) DIY pada Triwulan I/2019 melanjutkan capaian pertumbuhan tertinggi sejak perubahan tahun dasar PDRB 2010, yaitu sebesar 7,50% (year on year/yoy).
Perekonomian DIY triwulan I-2019 tumbuh 7,50% atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan periode yang sama di 2018 sebesar 5,41%.
Rata-rata dari konsensus sejumlah ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 3 bulan pertama 2019 akan mencapai 5,16 persen dan nilai tengahnya sebesar 5,18 persen. Kuartal I/2018 PDB Indonesia tumbuh 5,06 persen.
Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai bahwa sebenarnya siapapun putra terbaik bangsa ini yang bakal menjadi presiden periode 2019-2014, bakal menghadapi dilema dalam upaya menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Momen kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) ditambah semakin dekatnya pesta demokrasi dan Lebaran bisa memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Namun, harus dilihat terlebih dahulu seberapa besar porsi dari masing-masing aspek.
Kenaikan gaji 5% bagi aparatur sipil negara (ASN) yang rapelannya sejak Januari 2019 sudah bisa dinikmati mulai April tahun ini. Kendati demikian, kebijakan ini dinilai tidak akan terlalu berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis cadangan devisa akan terus meningkat, bahkan dirinya pun meyakini masih bisa menyentuh ke level US$130 miliar pada akhir tahun ini.