Merapi Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu 3.000 Meter
Gunung Merapi kembali erupsi pada Jumat (10/4/2020).
Gunung Merapi kembali erupsi pada Jumat (10/4/2020).
Gunung Merapi kembali erupsi dengan tinggi kolom 3.000 meter, Kamis (2/4/2020) pukul 15.10 WIB. Saat erupsi arah angin menuju ke timur, hal ini menyebabkan hujan abu tipis terjadi di sejumlah wilayah Sleman.
Erupsi Gunung Merapi kembali terjadi pada Minggu, dini hari kembali meletus dengan tinggi kolom mencapai 1.500 meter di atas puncak.
Polri telah melakukan pembubaran massa dan kerumunan sebanyak 1.731 kali sebagai selama penerapan social distancing atau jaga jarak sosial.
Sebuah video yang memperlihatkan terhempasnya penumpang jip di kawasan Lava Tour Merapi beredar luas di masyarakat. Sopir jip yang melakukan tindakan sembrono tersebut sudah diberi sanksi tegas.
Gunung Merapi kembali erupsi pada Selasa (3/3/2020) pukul 05.22 WIB dengan tinggi kolom erupsi vertikal kurang lebih 6.000 meter atau enam kilometer dari puncak.
Dampak erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Selasa (3/3/2020) pagi, AirNav Indonesia mengeluarkan Ashtam nomor VAWR 9293 dan Notam Aerodrome Closed guna memberikan petunjuk bagi penerbang yang melalui wilayah erupsi Gunung Merapi, Selasa (3/3/2020).
Gunung Merapi mengalami erupsi pada Selasa (3/3/2020) pukul 5.22 WIB dan dampaknya terasa sampai Solo Raya. Sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali, Klaten, hingga Sukoharjo, yang berada di timur Gunung Merapi, mengalami hujan abu.
Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengalami erupsi pada Selasa (3/3/2020) dini hari hingga menyebabkan hujan abu di wilayah Boyolali. Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta tetap berjalan normal. Angin yang bertiup ke arah utara dipastikan tak mengganggu aktivitas di bandara terkait.
Gunung Merapi kembali erupsi pada Selasa (3/3/2020) pukul 05.22 WIB dengan tinggi kolom erupsi vertikal kurang lebih 6.000 meter (6 km) dari puncak.