Anies Masih Rahasiakan Tarif MRT
-Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, pembahasan besaran tarif Moda Raya Terpadu (MRT) telah final. Namun sayangnya, ia belum mau membeberekan harga yang sudah disepakati.
-Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, pembahasan besaran tarif Moda Raya Terpadu (MRT) telah final. Namun sayangnya, ia belum mau membeberekan harga yang sudah disepakati.
Salah satu calon penumpang kapal tiba-tiba melahirkan di kawasan Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Selasa (29/1/2019) malam.
Sejumlah maskapai akan banting harga tiket pesawat selama satu pekan ke depan untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-70 Garuda Indonesia. Garuda Indonesia berencana menjual tiket penerbangan untuk beberapa rute dengan potongan harga sebesar 70% pada 26 Januari-1 Februari 2019.
Permasalahan harga tiket pesawat terbang yang dikeluhkan masyarakat membuat wakil rakyat turun tangan. Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Azman Natawijana menyatakan, pihaknya bakal menyurati Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait permasalahan kenaikan tarif tiket pesawat, yang dikeluhkan masyarakat akhir-akhir ini.
Jalur 10 Stasiun Manggarai ditutup sementara, mulai Rabu (24/1/2019). Penutupan itu sebagai supaya untuk mempercepat revitalisasi stasiun tersebut untuk pertemuan jalur kereta rel listrik.
Kabar baik datang dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Kali ini, pemerintah akan memotong tarif pengguna jalan tol yang menempuh jarak jauh.
Pembangunan Underpass Simpang Empat Kentungan, Depok, Sleman yang dimulai Senin (14/1/2019) lalu tidak menghambat operasional Bus Trans Jogja. Sejumlah bus yang melewati kawasan Ringroad Utara Kentungan seperti jalur 5A belum terkena dampak yang signifikan. Trans Jogja sendiri belum meluncurkan perubahan jalur.
PT Garuda Indonesia (Persero) akan menjual tiket dengan harga yang lebih rendah. Tujuannya agar penerbangan menggunakan maskapai dengan layanan penuh atau Full Service Airline (FSA) ini dapat dijangkau masyarakat.
JOGJA—Puncak arus balik penumpang di Terminal Giwangan Jogja pada masa libur akhir tahun terjadi pada Selasa (1/1). Sekitar 18.000 hingga 19.000 penumpang diangkut sebanyak 1.500 bus.nKoordinator Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Jogja, Bekti Zunanta mengatakan jumlah penumpang yang berangkat dari Giwangan didominasi tujuan Jakarta dan Surabaya. Secara umum, kata dia, kondisi masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru 2019 berjalan aman dan kondusif. "Pelayanan berjalan lancar dan tidak ada penumpukan penumpang karena tidak ada keterlambatan bus," katanya, Senin (31/12/2018).nBekti menjelaskan meski kondisi jalanan dipenuhi kendaraan wisatawan yang memanfaatkan libur akhir tahun, namun tidak ada bus yang terlambat masuk ke terminal. Dia menduga banyak bus yang memanfaatkan jalur tol untuk bisa masuk ke Jogja tanpa terlambat. "Banyak bus baik dari arah Jakarta maupun Surabaya yang memanfaatkan jalur tol. Makanya nyaris tidak keterlambatan bus ke Jogja," katanya.nDia mengatakan tingginya jumlah penumpang yang turun di Terminal Giwangan dirasakan sejak pekan ketiga Desember 2018. Rata-rata setiap hari ada sekitar 9.000 orang penumpang yang turun. Puncak kepadatan diakui dia terjadi pada 23 Desember, di mana tercatat sebanyak 12.471 orang penumpang yang turun di Terminal Giwangan. "Kenaikan jumlah penumpang yang naik dari terminal ini juga terjadi sejak pekan ketiga Desember, rata-rata di atas 10.000 orang per hari," katanya.nSelama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 yang berlangsung sejak 21 Desember 2018 hingga 3 Januari 2019, Terminal Giwangan hanya membuka posko internal karena jumlah penumpang tidak mengalami kenaikan signifikan seperti saat Lebaran.nRerata jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Giwangan selama masa libur akhir tahun mencapai 13.000 orang per hari. Tidak jauh berbeda dibanding rata-rata harian sebanyak 12.000 penumpang. "Ya kalau dibandingkan dengan tahun lalu, ada penurunan sekitar lima persen. Banyak yang membawa kendaraan sendiri apalagi jalur tol Trans Jawa sudah beroperasi," katanya.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengusulkan agar dibentuk bus "trans java" yang dapat beroperasi di sepanjang jalur Tol Trans Jawa.