Dokter Ani Hasibuan Balik Laporkan Media Massa
Sedang diterpa masalah penyebaran berita penyebab gugurnya ratusan petugas KPPS, dokter spesialis syaraf, Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan akan melaporkan portal berita tamshnews.com.
Sedang diterpa masalah penyebaran berita penyebab gugurnya ratusan petugas KPPS, dokter spesialis syaraf, Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan akan melaporkan portal berita tamshnews.com.
Polda Metro Jaya mengagendakan dokter spesialis syaraf, Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan, pada Jumat ini diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, namun yang bersangkutan meminta polisi menjadwalkan ulang pemanggilannya.
Pasca pemilu 2019, peredaran informasi tidak benar atau hoaks masih ditemukan. Melihat fenomena ini masyarakat dituntut bijak dalam menerima informasi, agar tidak menjadi salah satu penyebar hoaks.
Dokter Ani Hasibuan akan mendapat pemanggilan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terkait pernyataannya ihwal misteri kematian ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019.
Tersangka dugaan makar Eggi Sudjana sempat menolak untuk diperiksa pada Senin (13/5/2019) petang kemarin. Pengacaranya, Pitra Romadhoni mengungkap alasannya yakni karena memiliki hak hukum.
Ratna Sarumpaet, terdakwa kasus penyebaran berita bohong mengakui telah menjalani operasi plastik sebanyak empat kali.
Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein memenuhi panggilan polisi, Senin (13/5/2019). Ia menuding Polri telah menyebarkan berita palsu atau hoaks mengenai dirinya yang berencana kabur ke Brunei Darussalam pada Jumat (10/5/2019) malam.
Setelah mendatap pemanggilan dari pihak kepolisian sebagai saksi kasus dugaan hoaks dan makar, Mayjen Purnawirawan Kivlan Zen akhirnya mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Senin (13/5/2019).
Kivlan Zein dituduh telah menyebarkan berita bohong atau hoaks dan makar. Hal itu membuat dirinya harus berurusan dengan pihak kepolisian. Rencannaya, ia akan memenuhi panggilan polisi pada Senin (13/5/2019) hari ini di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto dinilai menfitnah rakyat Aceh. Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sekaligus Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean ikut kesal.