KPU Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Penghitungan Suara Luar Negeri
Beredar informasi palsu hasil pemilihan presiden di luar negeri. Komisi Pemilihan Umum berharap polisi bisa tindak tanpa ada laporan.
Beredar informasi palsu hasil pemilihan presiden di luar negeri. Komisi Pemilihan Umum berharap polisi bisa tindak tanpa ada laporan.
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Erick Thohir menegaskan bahwa kabar surat suara pemilu luar negeri sudah dihitung adalah berita bohong atau hoaks.
Dua tersangka penyebar berita hoaks tentang server KPU telah disetting untuk memenangkan Paslon Nomor Urut 01 telah diamankan polisi. Keduanya ngaku melakukan perbuatannya secara spontan, tanpa konfirmasi dan klarifikasi atas video tersebut.
Salah satu penyebar hoaks server KPU di-setting untuk memenangkan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin adalah ibu rumah tangga.
Puluhan penggiat media sosial (medsos) dari berbagai komunitas di Jogja mengikuti pelatihan jurnalistik anti hoaks. Mereka diharapkan bisa pawai menangkal setiap ada berita hoaks yang muncul.
Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama tim Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya menangkap pasangan suami istri (pasutri) terkait kepemilikan akun Facebook bernama Antonio Banerra. Akun tersebut dipakai untuk mengunggah konten ujaran kebencian bermuatan SARA yang menjadi viral di media sosial.
Menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden, jumlah hoaks meningkat mencapai 453 isu selama Maret 2019. Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat temuan hoaks
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade melaporkan stasiun televisi, Metro TV kepada Dewan Pers. Laporan ini terkait dugaan menyiarkan berita bohong atau hoaks kampanye Calon Presiden Prabowo Subianto di Padang, Sumatera Barat.
Polri mencatat isu hoaks yang menerpa Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah ketiga kalinya. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut yang pertama isu hoaks mengenai tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos, kedua, informasi hoaks pencoblosan surat suara di Sumatera Utara.
Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan isu penculikan Bupati Nduga Yairus Gwijangge yang tengah ramai di media sosial sejak Rabu (3/4/2019) merupakan berita bohong dan tidak benar, di mana masyarakat diminta tidak terprovokasi.