PEMILU 2019: Jogja Rawan Ujaran Kebencian dan Hoaks
Potensi serta kasus ujaran kebencian dan hoaks di Jogja dinilai cukup tinggi.
Potensi serta kasus ujaran kebencian dan hoaks di Jogja dinilai cukup tinggi.
Sejumlah warganet dari Jogja yang berasal dari kalangan youtuber, blogger,serta forum pemuda kreatif hingga seniman digital melakukan diskusi dan deklarasi gerakan melawan hoaks. Gerakan itu untuk mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam mencerna nformasi, demi terciptanya suasana pemilu 2019 yang aman dan kondusif.
Tersangka penyebaran hoaks, Ratn Sarumpaet siap jalani persidangan. Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memastikan surat dakwaan Ratna Sarumpaet sudah selesai sehingga surat dakwaan itu bakal segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk disidangkan.
Guna mengaktifkan informasi seputar hoaks, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI bersama umat Katolik di Paroki Banteng menggelar acara Forum Kebangsaan Merawat Kebhinekaan dan Mengurangi Hoaks untuk Pemilu Damai 2019, Sabtu (16/2/2019). Pada kesempatan tersebut, Kominfo berharap umat Katolik khusus di wilayah DIY tidak ikut mengeluarkan tipuan yang semakin masif disebarkan dalam rangka memanfaatkan pemilu 2019.
Penyelenggara Valentine Day 2019 (Pertemuan Komunitas Pria Se-DIY) membatalkan acara yang rencananya digelar di GSG Building, Villa Seturan Indah, Sleman, Kamis (14/2/2019), karena beragam tudingan hoaks.
Kubu pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto Sandiaga Uno menuding tim sukses pasangan nomor 01 Jokowi Maruf Amin menyebar hoaks surat pernyataan maaf Subkhan, eks komisioner KPU Brebes yang kini menjadi petani bawang dan menangis di hadapan Sandiaga Uno.
Peredaran hoaks atau kabar bohong terus dikendalikan. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengidentiifikasi sebanyak 175 konten hoaks atau berita bohong yang menyebar di Internet dan media sosial selama Januari 2019. Jumlah konten hoaks terbanyak ditemukan pada tanggal 22 Januari 2019 yakni sebanyak 11 konten.
Bentrok kelompok pendukung calon presiden (capres) kembali pecah di DIY, Minggu (27/1/2019). Lebih dari lima orang luka-luka, satu di antara mereka masih kritis.
Pelaku penyebaran hoaks ijazah Presiden Joko Widodo berinisial UKH telah ditangkap Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri. Namun polisi tidak melakukan penahanan terhadap tersangka dengan sejumlah alasan.
Forum Wartawan Yogyakarta melaporkan pemilik akun Facebook Yanto Sumantri sekaligus Presiden ICJ ke Polda DIY, Selasa (15/1/2019).