FEATURE: Klinik Hewan 24 Jam, Melayani Kucing hingga Sapi
Klinik hewan di Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, memiliki unit gawat darurat dan buka 24 jam saban hari. Anjing, kucing, ular, kelinci, landak, sampai sapi, menjadi pasiennya.
Klinik hewan di Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, memiliki unit gawat darurat dan buka 24 jam saban hari. Anjing, kucing, ular, kelinci, landak, sampai sapi, menjadi pasiennya.
Penyandang disabilitas masih kerap kerepotan dalam mendapatkan hak mereka terutama perihal aksesibilitas. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo, Eka Pranyata, mengungkapkan permasalahan aksesibilitas yang kerap dialami oleh para penyandang disabilitas antara lain jumlah fasilitas pelayanan kesehatan sangat terbatas, keterbatasan biaya kesehatan, rujukan pengobatan yang merepotkan, dan permasalahan transportasi.
Sistem rujukan online berjenjang fasilitas kesehatan yang diberlakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, terus berlanjut meski dikeluhkan banyak pihak. BPJS Kesehatan mengklaim sistem rujukan online dapat memberi kepastian pelayanan kesehatan.
Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Jogja Sri Sultan HB X berharap perlu adanya kesepakatan berbagai pihak untuk menyederhanakan aturan BPJS terutama bagi pasien ibu melahirkan.
Dari total 25 Puskesmas yang ada di wilayah Sleman, hanya satu puskesmas yang bisa melayani pengobatan HIV/AIDS menggunakan obat Antiretroviral (ARV).
Proses pembangunan rumah sakit tipe D di Saptosari belum selesai. Namun, Dinas Kesehatan Gunungkidul berencana meningkatkan status dua puskesmas menjadi Rumah Sakit Umum Daerah tipe D.
Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Paramedika Sleman menggelar aksi donor darah massal, Jumat (2/11/2018). Aksi donor darah yang dilakukan merupakan upaya RSU Mitra Paramedika untuk berpartisipasi memeriahkan hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang diperingati rutin setiap 24 Oktober.
Presiden Joko Widodo meminta agar rumah sakit bisa membangun sistem yang terintegrasi dan menjadi "smart hospital".
Jumlah pasien yang mengantre untuk menjalani operasi cangkok mata saat ini mencapai ratusan orang dan akan terus bertambah setiap bulan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul akan memanggil pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terkait banyaknya keluhan rujukan berjenjang dengan sistem online. Baik keluhan dari masrakat maupun keluhan dari pengelola rumah sakit, khususnya rumah sakit tipe B.