Rumah Sakit Didorong Menjadi Smart Hospital
Presiden Joko Widodo meminta agar rumah sakit bisa membangun sistem yang terintegrasi dan menjadi "smart hospital".
Presiden Joko Widodo meminta agar rumah sakit bisa membangun sistem yang terintegrasi dan menjadi "smart hospital".
Jumlah pasien yang mengantre untuk menjalani operasi cangkok mata saat ini mencapai ratusan orang dan akan terus bertambah setiap bulan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul akan memanggil pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terkait banyaknya keluhan rujukan berjenjang dengan sistem online. Baik keluhan dari masrakat maupun keluhan dari pengelola rumah sakit, khususnya rumah sakit tipe B.
Sistem rujukan online berjenjang bagi peserta JKN-KIS banyak dikeluhkan warga karena dinilai menyulitkan para pasien. Sebab, pasien lama harus mencari rujukan ulang bahkan harus berganti dokter yang merawat.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul mendesak Pemkab Bantul segera menyediakan rumah sakit tipe C dan D.
Komisi D DPRD Gunungkidul akan memanggil jajaran BPJS Kesehatan cabang Gunungkidul terkait kejelasan kebijakan rujukan berjenjang. Pasalnya kebijakan ini disinyalir menyulitkan masyarakat.
Kebijakan baru mengenai rujukan berjenjang untuk layanan rumah sakit dari BPJS diklaimmerugikan rumah sakit tipe B di Kota Jogja.
Mekanisme rujukan yang baru dinilai memberikan dampak yang Cukup signifikan dalam pelayanan kesehatan masyarakat Jogja. Pemkot didesak untuk menerbitkan regulasi teknis agar kepentingan warga kota dapat terlindungi.
Akses masuk dan keluar di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Temon II segera dibangun. Saat ini kondisi jalan masih tanah berbatu.
Gedung baru Puskesmas Temon II di Dusun Palihan II, Desa Palihan, Kecamatan Temon diperkirakan siap ditempati lebih cepat.