Sumber Sungai Bawah Tanah Sindon di Gunungkidul Diharapkan Bisa Kembali Beroperasi
Sumber sungai bawah tanah Bribin 2 atau Sindon di Kalurahan Dadapayu, Semanu bisa kembali dioperasikan karena sejak 2017 lalu mati terdampak badai cempaka.
Sumber sungai bawah tanah Bribin 2 atau Sindon di Kalurahan Dadapayu, Semanu bisa kembali dioperasikan karena sejak 2017 lalu mati terdampak badai cempaka.
Instalansi pengolahan air Bribin 2 atau Sindon di Kalurahan Dadapayu, tidak beroperasi sejak 2017 lalu. Sejumlah pekerja masih berjaga agar aset tidak dicuri.
Antisipasi kemarau panjang, PDAM Tirta Handayani menaikan kapasitas produksi air di Sumber Baron dan Bribin. Diharapkan upaya ini pasokan jadi semakin lancar.
Pemkab Gunungkidul mencatat ada 359 telaga tersebar di 18 kapanewon di Bumi Handayani. Meski demikian, dari jumlah ini ada 27 telaga yang telah mati.
Sedikitnya 1.319 kepala keluarga (KK) atau 7.774 jiwa tedampak bencana kekeringan yang tersebar di tujuh kapanewon dengan 12 kalurahan dan 16 dusun di Bantul
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengklaim akses air bersih ke masyarakat sudah mencapai 89%. Hal ini diungkapkan saat meresmikan Pamsimas di Kalurahan Pengkok.
Delapan Pamsimas baru di Kabupaten Kulonprogo resmi beroperasi. Dana pembangunan berasal dari APBN dan APBD.
Beberapa daerah alami kekeringan, Dinas Sosial (Dinsos) DIY akan ajukan 115 tangki air bersih bulan ini.
BPBD Gunungkidul terus menyalurkan bantuan air bersih ke masyarakat. Total hingga sekarang, bantuan yang disalurkan mencapai 110 tangki.
Pemkab Gunungkidul mendapatkan bantuan senilai Rp2,4 miliar untuk membangun Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat untuk 6 kalurahan.