Soal Air Bersih, PDAM Gunungkidul Klaim Sudah Bantu 80% Instalasi
Direktur PDAM Tirta Handayani Isnawan Febrianto mengatakan saat ini total cakupan PDAM Tirta Handayani mencapai 65 persen dan ditambah Sistem Pengelolaan Air Minum Desa (SPAMDes) 25%.
Direktur PDAM Tirta Handayani Isnawan Febrianto mengatakan saat ini total cakupan PDAM Tirta Handayani mencapai 65 persen dan ditambah Sistem Pengelolaan Air Minum Desa (SPAMDes) 25%.
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Isnawan Fibriyanto mengaku permasalahan tersebut terjadi lantaran adanya kerusakan dua pompa di sumber air Bribin yang belum dapat beroperasi.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, pada tahun lalu tercatat delapan kecamatan mencakup 18 desa menjadi sasaran bantuan air bersih. Sementara untuk tahun ini bertambah menjadi sembilan kecamatan mencakup 36 desa.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Gusdi Hartono menuturkan penyaluran bantuan bagi kekeringan di Kulonprogo tidak harus dilakukan oleh BPBD saja
Setelah desa di Bantul, kini giliran dua desa di Gunungkidul yang mengajukan dropping air. Usulan pengedropan air bersih dipicu mulai sulitnya warga mendapatkan air bersih akibat musim kemarau yang mulai mendera sebagian wilayah di DIY.
Air sumur milik Surono warga RT 27, Dusun Terbah, Desa Pengasih memiliki rasa asin yang samar. Kondisi tersebut berbeda dengan air sumur warga lain yang berada di wilayah setempat, dan membuat Surono cukup curiga.
PDAM Bantul menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang meraih penghargaan Top BUMD 2018. Torehan prestasi ini akan dijadikan momentum bagi manajemen untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan kepada masyarakat.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantul akan terus melakukan pengawasan terkait pelaksanaan Peraturan Bupati No.37/2017