Tinggal di Lereng Merapi, Warga Desa Ini Masih Harus Beli Air Bersih
Tinggal di lereng gunung tak menjamin warga bisa mengakses air bersih secara memadai.
Tinggal di lereng gunung tak menjamin warga bisa mengakses air bersih secara memadai.
Derita krisis air bersih saat ini mulai dialami warga Gunungkidul meski kemarau baru saja dimulai.
BPBD Gunungkidul menargetkan penyaluran bantuan atau droping air bersih akan dimulai awal Juni. Untuk pelaksanaan, BPBD siap mengoperasikan enam armada tangki yang dimiliki.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta bersama dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) Dwi Purwantoro melakukan groundbreaking Pembangunan Air Baku Sungai Bawah Tanah Bekah di Kalurahan Giripurwo, Purwosari, Rabu (28/4/2021). Pemanfaatan ini ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan air sebanyak 1.5000 keluarga di Kalurahan Giripurwo, Giriwungu dan Giricahyo.
Pemerintah membuat target akses air minum untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 - 2024.
Air minum yang dimasak hingga mendidih bisa menjaga kesehatan pencernaan, ginjal dan seluruh tumbuhmu.
Meski terlihat bersih dan layak minum, rupanya air minum yang dikonsumsi oleh sebagian besar rumah tangga di Indonesia banyak telah terkontaminasi bakteri e-coli.
Sekitar dua pekan ini air PDAM Tirta Binangun, Kulonprogo tidak mengalir dengan lancar hingga membuat sejumlah pelanggan mengeluh. Hal tersebut diduga karena adanya proyek peningkatan jalan di Serang-Kepek, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo.
Penggunaan sumber air dengan sistem bor perlu dikendalikan. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan air baku dan menjaga konservasi lingkungan.
Perusahaan Daerah Air Minum Tirtamarta Jogja menargetkan tahun ini ada penambahan pelanggan PDAM sebanyak 1.000 pelanggan atau sambungan rumah (SR). Target tersebut realistis karena di Jogja masih banyak warga yang menggunakan air sumur dangkal.