SPAM Regional Mati, PDAM Bantul Gilir Air Pelanggan dan Lakukan Droping
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Prodjotamansari Bantul melakukan langkah alternatif menyikapi gangguan distribusi air dari SPAM Regional.
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Prodjotamansari Bantul melakukan langkah alternatif menyikapi gangguan distribusi air dari SPAM Regional.
Konsumen pengguna air bersih di wilayah Kota Jogja, Bantul dan Sleman akan mengalami ganguan pasokan air bersih setidaknya dalam tujuh hari ke depan, mulai Kamis (10/12/2020).
Perusahaan Umum Daarah Air Minum (Perumdam) Tirta Handayani bakal meningkatkan kapasitas produksi air dari Sumber Ngobaran di Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul. Pasokan air di Kapanewon Panggang, Saptosari, Paliyan dan Purwosari, diharapkan tercukupi.
Sistem perpipaan saluran air pada bangunan atau disebut dengan plumbing menjadi hal penting dalam menjamin kualitas air bersih. Perlengkapan plumbing yang buruk dapat menimbulkan beragam penyakit karena kaulitas air yang tidak terjaga. Oleh karena itu sistem perpipaan yang sudah dijamin melalui Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) menjadi penting.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan tetap melakukan kegiatan droping air bersih meski sebagian wilayah di kabupaten ini sudah diguyur hujan. Droping tetap dilakukan karena beberapa wilayah terpantau masih kekurangan air bersih.
Warga Cikalan RT 02, Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul melakukan bakti sosial droping air bersih kepada warga di Kalurahan Giripurwo, Panggang, Gunungkidul, Minggu (18/10/2020). Total ada 35 tangki air yang diserahkan ke masyarakat. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih.
BPBD Gunungkidul sudah menyalurkan 1.112 tangki air ke masyarakat. Ditargetkan di musim kemarau ini ada penyaluran sebanyak 3.000 tangki.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantul menjamin pasokan air selama musim kemarau di wilayahnya.
Setiap memasuki musim kemarau, ratusan dusun di Bumi Handayani, Gunungkidul, kesulitan air untuk kebutuhan sehari-hari. Gerakan wakaf menjadi salah satu cara mengatasi krisis air bersih.
Sejumlah orang yang tergabung dalam paguyuban pelestari sumber mata air hulu Kali Boyong di Pakem, Sleman datang ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta pada Kamis (6/8/2020).