Mantan Penyerang PSIM Jogja dan PSS Sleman Lelang Jersey Untuk Lawan Virus Corona
Mantan penyerang PSIM Jogja dan PSS Sleman Johan Arga Pramudya melakukan penggalangan dana untuk memerangi Covid-19, dengan melakukan lelang jersey.
Mantan penyerang PSIM Jogja dan PSS Sleman Johan Arga Pramudya melakukan penggalangan dana untuk memerangi Covid-19, dengan melakukan lelang jersey.
Manajemen PSIM Jogja memotong gaji pemain untuk bulan Maret hingga Juni mendatang. Para pemain hanya menerima 25% gaji selama kompetisi Liga 2 2020 dihentikan.
PSIM Jogja membantu Pemkot Jogja memerangi penyebaran Covid-19.
Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen PSIM Jogja memperpanjang libur penggawanya menyusul adanya keputusan PSSI terkait penangguhan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 karena wabah virus Corona. nnSejatinya, PSIM Jogja direncanakan kembali menggelar latihan pada Selasa (24/3/2020), usai diliburkan tiga hari setelah menjalani laga uji coba tertutup melawan PS SAM Sumber Agung, Jetis, Jumat (20/3/2020) di Stadion Dwi Windu, Bantul. nnNamun dalam perkembangannya, manajemen dan tim pelatih PSIM Jogja bersepakat menambah libur kepada Purwaka Yudi dan kawan-kawan hingga Minggu (29/3/2020) mendatang. nn“Berdasarkan hasil diskusi dengan tim pelatih dan manajemen, kami putuskan bahwa untuk seminggu ke depan program latihan bersama dengan tim tidak dilaksanakan terlebih dahulu,” kata Manajer PSIM Jogja David MP Hutauruk, Minggu (22/3/2020) sore. nn“Sebagai gantinya, pemain diminta untuk menjalani program latihan mandiri. Program akan diberikan dan dimonitoring oleh tim pelatih segera,” lanjut David. nnSelain itu David kembali mengingatkan kepada para pemain untuk mengedepankan kebersihan dan kesehatan sendiri. Pemain juga diminta melakukan "social distancing", dengan menghindari bepergian keluar rumah dan berkumpul banyak orang;nn“Melakukan segala program latihan yang diberikan oleh tim pelatih secara baik dan segala kondisi kesehatan masing-masing diri serta keluarga harap diinformasikan segera apabila mengalami gejala-gejala sakit,” ucap David. nnSebelumnya, PT Liga Indonesia Baru telah melakukan korespondensi dengan klub-klub Liga 1 2020 dan Liga 2 2020, terkait dengan adanya surat arahan dari Ketum PSSI Mochamad Iriawan yang meminta kompetisi ditangguhkan. nnAwalnya, PT LIB telah menangguhkan kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2, sejak 16 Maret lalu karena pandemi Covid-19.nnSecara resmi PT LIB juga telah mengirimkan surat untuk klub-klub peserta, Sabtu (21/3/2020). nn"Mempertimbangkan terkait situasi perkembangan virus Covid-19 yang terjadi saat ini, LIB meminta gambaran secara spesifik terhadap keadaan daerah lokal setempat dari masing-masing klub perserta Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020, baik aspek penanganan maupun kebijakan Pemerintah Daerah yang diterapkan dalam langkah persebaran virus Covid-19," kata bunyi surat LIB kepada klub-klub peserta Liga 1 2020 dan Liga 2 2020.nn"LIB meminta kepada seluruh klub perserta Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 memberikan masukan terkait kelanjutan pelaksanaan kompetisi musim 2020 termasuk penentuan penjadwalan dan izin kemananan mengacu kebijakan dan keadaan pesebaran Covid-19 di Daerah masing-masing," imbuh surat tersebut.
Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen dan tim pelatih PSIM Jogja sementara memilih untuk menunggu terkait dengan rencana PSSI yang akan kembali menyusun jadwal Liga 2 2020. nnPenjadwalan ulang yang direncanakan oleh PT Liga Indonesia Baru tidak hanya untuk kompetisi Liga 2, namun juga Liga 1. nnLangkah itu dilakukan setelah sebelumnya resmi menunda hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan karena imbas dari penyebaran Covid-19 atau Virus Corona.nn"Sementara kami masih menunggu. Sebab, akan ada penjadwalan ulang laga, kita tidak tahu kapan kompetisi akan dimulai lagi. Jika pun dimulai, kami juga belum tahu apakah nantinya akan langsung melawan Babel United seperti jadwal kemarin," ujar Manajer PSIM Jogja David MP Hutauruk kepada Harianjogja.com, Rabu (18/3/2020). nnDavid berharap kondisi ketidakjelasan kompetisj karena dampak wabah Virus Corona segera menemui kejelasan. Sebab, hal ini akan berdampak kepada teknis persiapan tim. Di mana, tidak hanya kondisi psikologis pemain, namun belum adanya kejelasan kelanjutan kompetisi akan berpengaruh kepada fisik pemain.nn"Karena tentu akan berpengaruh terhadap program dari tim pelatih juga," lanjut David. nnDavid mengungkapkan, sejauh ini manajemen dan tim pelatih Laskar Mataram tengah mencari solusi agar kondisi tim tidak terganggu karena penghentian sementara kompetisi dan merebaknya wabah Virus Corona. nnSempat ada rencana dari manajemen dan tim pelatih PSIM untuk menggelar latihan. Namun demikian, hal tersebut juga berisiko jika digelar terbuka. Tetapi, jika digelar tertutup sejauh ini tidak ada fasilitas memadai di Kota Jogja yang bisa menjamin pemain dari wabah Virus Corona. nn"Untuk itu kami sedang pertimbangkan banyak hal bersama tim pelatih," ucap David.
Harianjogja.com, JOGJA - PSIM Jogja kemungkinan tidak akan menggelar latihan tertutup untuk mewaspadai merebaknya wabah Virus Corona. nnKeputusan ini bukan tanpa alasan. Sebab, di Jogja tidak ada tempat latihan yang tertutup dan steril untuk mencegah penularan virus tersebut. nn"Di Jogja tidak ada tempat yang benar benar tertutup. Jadi jika latihan, kami tidak bisa menggelarnya di tempat tertutup," kata Manajer PSIM Jogja, David MP Hutauruk, kepada Harianjogja.com, Selasa (17/3/2020). nnMeski demikian, jadi tidaknya menggelar latihan, David menyatakan masih akan dibicarakan dengan tim pelatih. Rencananya, sore ini tim pelatih dan manajemen akan menggelar rapat sekaligus menyikapi adanya keputusan dari PSSI terkait dengan penghentian sementara kompetisi hingga 2 pekan ke depan. nn"Nanti kami akan rapatkan. Termasuk mengenai program yang akan dilakukan selama jeda ini," lanjut David. nnDavid mengungkapkan, usai melakoni laga pekan pertama Liga 1 2020 melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Minggu (15/3/2020) sore, para penggawa PSIM Jogja diberi jatah libur tiga hari hingga Rabu (18/3/2020). Para penggawa diminta untuk menjaga kesehatan dan tidak banyak melakukan kegiatan di luar, demi mewaspadai penularan Virus Corona. nn"Kami juga sampaikan ke pemain. Jika kondisi kesehatan mereka menurun segera memberitahu kami dan memeriksakan kondisi kesehatan mereka," ucap David.
Manajemen Laskar Mataram memastikan menyampaikan protes ke PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi menyusul insiden penalti gaib pada laga Sriwijaya FC melawan PSIM Jogja di Stadion Gelora Sriwijaya, Minggu (15/3/2020) sore.
Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro enggan banyak berkomentar terkait dengan keputusan dari wasit Rio Permana Putra dari Riau yang memberikan hadiah penalti kepada Sriwijaya FC pada menit 90+2.
PSIM Jogja gagal meraih poin di laga perdana Liga 2 2020 setelah menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Sriwijaya FC pekan 1 Liga 2 2020 di Stadion Gelora Sriwijaya, Minggu (15/3/2020) sore.
Pertandingan antara PSIM Jogja melawan tuan rumah Sriwijaya FC pekan 1 Liga 2 2020 di Stadion Gelora Sriwijaya, Minggu (15/3/2020) sore, telah memasuki menit ke-69.