Puluhan Siswa SD di Jakarta Barat Diduga Keracunan MBG
Sebanyak 20 siswa SDN Meruya Selatan 01 diduga keracunan makanan MBG. Sekolah hentikan sementara program dan lakukan evaluasi.
Sebanyak 20 siswa SDN Meruya Selatan 01 diduga keracunan makanan MBG. Sekolah hentikan sementara program dan lakukan evaluasi.
Dinkes DIY perketat inspeksi higiene dapur SPPG pasca keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis di DIY.
Kasus keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah DIY terus terjadi. Fakta ini menunjukkan bahwa menu tersebut tak sepenuhnya aman dikonsumsi.
Ratusan siswa SMP Negeri 1 Karanganyar dilaporkan mengalami gejala keracunan seperti mual, sakit perut, dan diare setelah menyantap menu program MBG.
Seluruh siswa yang menjalani rawat inap karena keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) di Wedi, Klaten kondisinya membaik dan sudah dipulangkan.
Sebagian dari 50 pelajar yang diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah, masih menjalani rawat inap di RSUD.
Sebanyak 105 pelajar diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG di Kecamatan Tawangmangu. Dari jumlah tersebut, 10 pelajar menjalani rawat inap.
Dinkes Klaten mengambil sampel makanan menindaklanjuti dugaan keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Wedi untuk dilakukan pengujian di lab.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Puskesmas Wedi, hingga Kamis (9/10/2025) pukul 09.20 WIB, ada 28 siswa SMPN 1 Wedi yang merasakan gejala keracunan.
Sampel makanan dari semua komponen yang sebelumnya dinikmati siswa diambil untuk dilakukan uji laboratorium.