Pelajar Klaten Keracunan MBG, Sampel Menu Dibawa ke Labkes DIY
Dinkes Klaten mengambil sampel makanan menindaklanjuti dugaan keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Wedi untuk dilakukan pengujian di lab.
Dinkes Klaten mengambil sampel makanan menindaklanjuti dugaan keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Wedi untuk dilakukan pengujian di lab.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Puskesmas Wedi, hingga Kamis (9/10/2025) pukul 09.20 WIB, ada 28 siswa SMPN 1 Wedi yang merasakan gejala keracunan.
Sampel makanan dari semua komponen yang sebelumnya dinikmati siswa diambil untuk dilakukan uji laboratorium.
Plt Kepala Dinkes Karanganyar, Yopi Ekojati Wibowo, menyatakan temuan ini berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang dilakukan
Para siswa itu mengalami diare usai menyantap menu MBG yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waru Slogohimo pada Selasa (30/9/2025) lalu.
Sebanyak 12 pelajar di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), harus dirawat di RSUD Karanganyar karena mengalami gejala mual, muntah, dan diare
Jumlahnya total 12 orang. Itu sudah termasuk yang rawat inap dan rawat jalan
Sebanyak 60 siswa dari 10 lokasi di Jakarta mengalami keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) namun peristiwa ini tidak sampai memerlukan peralatan kesehatan.
"Terdapat sekitar 110 siswa yang mengalami gejala, termasuk mual, muntah, diare, dan pusing,"
Pemerintah memastikan evaluasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan secara cepat dan menyeluruh.