UMKM Didorong Manfaatkan Media Promosi Digital
Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di DIY bisa memanfaatkan promosi dan pemasaran melalui media promosi digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di DIY bisa memanfaatkan promosi dan pemasaran melalui media promosi digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Pentingnya pelaku UMKM diasuransikan karena mereka memiliki risiko kerja yang cukup tinggi.
Dari hasil pendataan sementara, jumlah UMKM di Bantul ada sekitar 48.000 dan hanya 24.000 yang sudah ada data by name di tiap kecamatan. Jumlah ini lebih sedikit dibanding hasil pendataan badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut ada 121.000 UMKM di Bumi Projotamansari.
Perkembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kulonprogo semakin pesat. Tak hanya seputar kerajinan dan kuliner, baru-baru ini, Bumi Menoreh punya UKM yang memproduksi produk kecantikan.
Dinas Koperasi UMKM Sleman menyiapkan peraturan sebagai landasan untuk mendorong kenaikan kelas bagi UMKM. Selama ini, Dinas belum melihat parameter yang pasti terkait kinerja UMKM.
Naiknya tren minuman kopi di masyarakat membuat Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo tertarik membuka kelas pelatihan bagi barista.
Pada 2020 ini bisnis mebel dan kerajinan diyakini akan terus bertumbuh terutama dengan serius menggarap potensi pasar domestik.
Kita sepakat bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peran sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Hal tersebut terlihat dari jumlah unit usaha dan total tenaga kerja di UMKM.
PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Jogja kembali menyalurkan pinjaman kemitraan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di DIY. Pada tahap VI/2019, dana yang disalurkan sebesar Rp605 juta.
Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan sektor ekonomi kreatif menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi di DIY yang stabil dan tahan goncangan. Karena itu, pengembangan UMKM dan ekraf harus menjadi perhatian semua pemangku kepentingan.