Jadi Pengusaha, Harus Pandai Baca Peluang
Agar usaha yang dirintis bisa berjalan lancar, masyarakat diminta pandai membaca peluang. Berbisnis mudah saja dilakukan asal tidak salah memperhitungkannya.
Agar usaha yang dirintis bisa berjalan lancar, masyarakat diminta pandai membaca peluang. Berbisnis mudah saja dilakukan asal tidak salah memperhitungkannya.
Teknologi digital telah mengubah lanskap perekonomian dunia. Perusahaan-perusahaan besar dunia didominasi oleh mereka yang bergerak di bisnis digital. Usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) harus memanfaatkan perubahan lanskap perekonomian ini.
Salah satu penulis buku Pengembangan UMKM antara Konseptual dan Pengalaman Praktis, Hempri Suyatna, menilai potensi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kulonprogo belum dikelola dengan maksimal.
Gelaran Sleman Hebat dalam rangka menghadapi low season resmi dibuka oleh Bupati Sleman Sri Purnomo pada Sabtu (16/2/2019).
Permintaan cokelat saat menjelang hari valentine atau hari kasih sayang meningkat. Berbagai inovasi ditawarkan produsen cokelat asli Kulonprogo, salah satunya dengan varian rasa yang unik khusus untuk hari valentine.
Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah DIY menggelar sarasehan bertajuk Promosi Produk Batik di Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah, Selasa (12/2/2019). Produk batik didorong agar bisa bersaing dan memasarkannya menyambut hadirnya New Yogyakarta International Airport (NYIA).
Botika bersama Line Indonesia mengenalkan fasilitas chat ecommerce kepada 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis toko online di Jogja dalam workshop Trend Online Shop Zaman Now di Horaios Malioboro Hotel, Jogja, Jumat (1/2).
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipandang memiliki potensi yang besar untuk kerajinan mebel atau berbahan kayu. Bahan baku di DIY cukup melimpah. Sayangnya, kondisi ekspor mebel DIY masih kalah dari Vietnam dan Malaysia.
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan tidak hanya menggarap sektor simpan pinjam saja tetapi juga bisa menggarap sektor usaha riil. Saat ini, hanya ada 20 BUMDes saja dari 87 BUMDes di Kulonprogo yang sudah menggarap sektor riil.
Bandara baru Kulonprogo yang beroperasi pada April mendatang akan menampung produk-produk dari UMKM. Meskipun konsep tersebut belum dijelaskan secara rinci, Angkasa Pura 1 menjamin UMKM bakal punya ruang yang cukup besar di bandara baru.