50 UMKM Pamerkan Hasil Pertanian Terbaik di Expo Exotic Kalasan
Kapanewon Kalasan menggelar Expo Exotic Center pada (19/5) dengan memunculkan sebanyak 50 UMKM.
Kapanewon Kalasan menggelar Expo Exotic Center pada (19/5) dengan memunculkan sebanyak 50 UMKM.
Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bantul didorong naik kelas dengan menggunakan QRIS untuk menaikkan omzet usaha.
Program digitalisasi pasar tradisional dinilai bisa membantu pengembangan bisnis UMKM lokal, khususnya pasar tradisional di berbagai daerah.
Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) akan terus memperluas pemasaran produk UMKM dengan jaringan toko oleh-oleh modern.
Dinas Koperasi dan UKM DIY berupaya memamerkan dan memasarkan produk UMKM DIY melalui Teras Malioboro.
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ada yang lebih percaya diri menjual produk impor dibandingkan dengan produk lokal
Pemkab Bantul kembali menyelenggarakan Festival Klangenan sebagai pengingat kepada masyarakat luas terhadap barang-barang dan jajanan tempo dulu
Pasar Lebaran Sleman yang digelar di lapangan Pemda Sleman selama empat hari, Rabu hingga Sabtu (12-15/4/2023) memperoleh omset mencapai Rp200 juta
Pemda DIY melalui Paniradya Kaistimewan terus berupaya mendukung dan mendorong perkembangan usaha kecil dan menengah (UKM) yang ada di Bumi Mataram.
Para pelaku UMKM didorong untuk menguasai strategi komunikasi pemasaran untuk meningkatkan penjualan.