Lama Menginap Turis Kian Turun
JAKARTA Lama menginap wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) di hotel berbintang Indonesia kian menurun pada tahun ini.
JAKARTA Lama menginap wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) di hotel berbintang Indonesia kian menurun pada tahun ini.
Industri halal Indonesia potensial untuk terus berkembang. Bahkan kini Indonesia tercatat berada di urutan 10 besar sebagai pemain di industri ini. Ada beberapa sektor yang dianggap jadi unggulan yakni fesyen, makanan, pariwisata dan kosmetik.
Menjelang akhir tahun tingkat kunjungan wisatawan di DIY selalu mengalami peningkatan. Namun, sebagai akibat dari kecelakaan pesawat beberapa waktu lalu, para pelaku wisata khawatir akan memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan.
Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Jogja pada September 2018 naik sebesar 1,95% dibandingkan bulan sebelumnya. TPK September tercatat 59,01% sedangkan bulan sebelumnya sebesar 57,06%. Kenaikan ini disebabkan puncak liburan musim panas (summer season) terjadi pada September.
Pembenahan destinasi wisata diperlukan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sehingga dapat mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun depan.
DIY mengubah rencana induk pengembangan kepariwisataan daerah (Riparda). Pariwisata DIY ditarget terus meningkat seiring beroperasinya New Yogyakarta International Airport (NYIA).
Dimas Gunungkidul dan Diajeng Sleman terpilih sebagai Dimas Diajeng DIY tahun ini. Dalam Malam Penobatan Dimas Diajeng 2018 yang digelar di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Sabtu Jumat (12/10/2018), keduanya berhasil terpilih sebagai yang terbaik di antara 30 orang Dimas dan Diajeng yang mewakili kabupaten/kota di DIY.
Pelancong asal Indonesia kini tak hanya didominasi mereka yang berasal dari kota besar tetapi masyarakat asal kota tier 2 makin tertarik untuk berpergian. Berdasarkan data yang dihimpun Google, tahun ini pertumbuhan pencarian hal-hal berbau perjalanan yang diakses dari kota-kota tier 2 seperti Padang, Bandar Lampung, Malang, Solo, Pekanbaru, Pontianak, Kuta, dan Balikpapan sangat pesat yakni mencapai 45%.
Laju pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang JanuariāAgustus 2018 yang di bawah ekspektasi dapat mengakibatkan target perolehan devisa pariwisata senilai US$17 miliar pada tahun ini diperkirakan gagal tercapai.
Sebanyak tujuh destinasi wisata bakal dikembangkan Pemda DIY.