Pencarian Pelajar Asal Semarang Terseret Ombak di Parangkusumo Masih Berlanjut
Pencarian korban laka laut seorang pelajar, Catur Prasetya, 17, warga Semarang, yang hilang terseret ombak di pantai Parangtritis masih berlanjut
Pencarian korban laka laut seorang pelajar, Catur Prasetya, 17, warga Semarang, yang hilang terseret ombak di pantai Parangtritis masih berlanjut
Ibnu Harjuna, bocah berusia sembilan tahun asal Dusun Trukan, Karangasem, Paliyan ditemukan meninggal dunia di aliran Kali Goang di Kalurahan Paliyan. Sebelum ditemukan, korban sempat dinyatakan hilang sejak Selasa (31/5/2022) siang.
Kantor Basarnas Bandung menyatakan kesebelas siswa MTs tersebut tewas akibat tenggelam saat kegiatan menyusuri Sungai Cileueur, Jawa Barat, pada Jumat (15/10/2021) malam.
Tragedi susur Sungai Sempor memasuki babak baru. Tragedi yang menghanyutkan 239 siswa dan menewaskan 10 orang siswi SMPN 1 Turi tersebut menyeret tiga pria yang menjadi guru dan karyawan di SMP tersebut sebagai terdakwa.
Seorang pelajar sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Bantul meninggal dunia karena tenggelam saat sedang bermain di Sungai Code atau Kali Nyaman di Timur Stadion Sultan Agung Bantul. Saat kejadian korban bernama Rovellyno Jourast Refikansyah, 13, warga Dusun Ponggoh, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, itu sedang merayakan kelulusan karena diterima di SMPN 1 Jetis.
Seorang anak ditemukan tewas tenggelam di Bendungan Pekik Jamal, Sungai Serang, Kapanewon Panjatan, Kamis (25/6/2020). Sebelum tenggelam, korban bernama Daffa Nasril Rahmat Buchori, 13, warga Kalurahan Tayuban, Kapanewon Panjatan, bermain dan mandi di sungai bersama sejumlah rekannya.
Jajaran penyidik Polres Sleman telah memeriksa sebanyak 36 saksi terkait dengan kasus hilangnya nyawa 10 siswa SMPN 1 Turi saat kegiatan susur sungai di Kali Sempor beberapa waktu lalu. Polisi menyatakan belum ada tambahan tersangka.
Front Masyarakat Madani (FMM) Yogyakarta memberikan komentarnya terkait kasus penggundulan tiga guru yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus susur sungai yang menewaskan 10 siswa SMPN 1 Turi, Sleman. Semua pihak disarankan sebaiknya fokus pada kasus hukum ketiga tersangka dan melakukan pembenahan sistem kegiatan ekstrakurikuler lapangan agar kasus serupa tidak terjadi.
Jogja Police Watch (JPW) menyayangkan tindakan penyidik Polres Sleman DIY yang diduga menggunduli rambut tiga tersangka guru pembina pramuka di SMP N 1 Turi Sleman atas tragedi susur sungai, Jumat (21/02/2020). Tragedi tersebutmenyebabkan sepuluh siswi meninggal dunia.
IYA ditetapkan sebagai salah satu guru yang jadi tersangka insiden susur sungai Sempor yang menewaskan siswa SMPN 1 Turi. Penetapan itu membuat sang istri syok. Paman tersangka IYA, Agus Sukamta mengatakan, istri tersangka saat ini mengalami stres berat.