Soal Alasan Premium Batal Naik, Kubu Jokowi Tak Satu Suara
Kubu Jokowi berlainan suara ihwal batalnya keniakan harga premium.
Kubu Jokowi berlainan suara ihwal batalnya keniakan harga premium.
Pemerintah menegaskan, kebijakan pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan pertamax tak akan berdampak ke pengelolaan anggaran.
PT Pertamina (Persero) telah melakukan penyesuaian harga bahkan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dan nonpenugasan (seri Pertamax, Perta Dex, dan Biosolar nonsubsidi) di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Sekjen FITRA Misbahul Hasan menilai pemerintah plin plan terkait rencana menaikkan harga BBM.
Istana Kepresidenan buka suara terkait wacana kenaikan harga Premium yang diungkap oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan.
PT Pertamina (Persero) belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium kendati nilai tukar rupiah semakin memerah terhadap dolar Amerika Serikat.
PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada masalah dalam pasokan bahan bakar minyak ataupun gas di Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan Donggala.
Penerapan kembali bahan bakar biodiesel atau biosolar (B20) tak dipersoalkan konsumen. Upaya pemerintah menekan defisit neraca perdagangan dengan menerapkan penggunaan B20 tersebut tak menjadi persoalan di tingkat daerah.
Dampak kenaikan harga Pertamax di wilayah DIY dan Jawa Tengah dari Rp8.900 menjadi Rp9.500 pada awal Juli ini tak begitu terasa di lapangan. Konsumsi masyarakat akan harga bahan bakar khusus (BBK) ini tercatat masih stabil.
Konsumsi Pertamax di wilayah DIY-Jawa Tengah selama masa angkutan mudik Lebaran lebih tinggi 17% dari konsumsi normal harian. Kendati masa angkutan baru beberapa hari berlangsung, konsumesi Pertamax di wilayah ini tercatat mencapai 3.012 kiloliter.