Syukurlah! Harga Pertalite, Solar dan LPG 3 Kg Tak Jadi Naik
Pertamina mengapresiasi langkah pemerintah menambah alokasi subsidi dan kompensasi BBM LPG 3 kilogram menjadi Rp401,8 triliun pada tahun ini.
Pertamina mengapresiasi langkah pemerintah menambah alokasi subsidi dan kompensasi BBM LPG 3 kilogram menjadi Rp401,8 triliun pada tahun ini.
Presiden Joko Widodo mengakui langkah pemerintah untuk menahan harga bahan bakar minyak (BBM) berat dilakukan di tengah tingginya harga minyak mentah dunia.
Presiden Jokowi menyampaikan pemerintah masih akan melakukan subsidi BBM sehingga harga Pertalite tetap Rp7.650 per liter.
Pada April lalu, tiga menterimemberikan sinyal kuat akan adanya kenaikan harga Pertalite, Solar, elipiji 3 kilogram, dan tarif listrik.
Harga minyak dunia yang tinggi sebagai dampak perang Rusia dan Ukraina harus disikapi Pertamina dengan bijak.
Per 1 April 2022 lalu, Pertamina menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax hingga 30 persen. Kebijakan menaikkan harga Pertamax ini dalam rangka menekan angka subsidi BBM ditengah lonjakan harga minyak dunia sepanjang tahun ini.
Mulyanto menjelaskan bahwa dalam terminologi Badan Pembangunan Nasional, strategi jangka pendek bersifat tahunan. Sementara strategi jangka menengah bersifat lima tahunan.
Pengamat ekonomi menilai pernyataan Menteri ESDM Arifin Tasrif yang memberi sinyal kenaikan harga BBM hingga tarif listrik mencederai tuntutan mahasiswa.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan sinyal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar.
Harga Pertamax di Indonesia dinilai salah satu yang paling murah di dunia.