PT KAI Segera Umumkan Kereta Tambahan
PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan akan ada kereta tambahan untuk melayani masyarakat pada musim mudik Lebaran 2019 mendatang.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan akan ada kereta tambahan untuk melayani masyarakat pada musim mudik Lebaran 2019 mendatang.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan tarif khusus untuk sejumlah kereta api (KA) dengan relasi tertentu mulai Senin (11/3/2019) kemarin. Kebijakan ini untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap sepur.
PT KCI akan menyiapkan moda transportasi pengganti yaitu bus penumpang yang akan mengantarkan penumpang dari Kota Bogor dan hendak menuju ke beberapa daerah sebagai tujuannya, pasca evakuasi anjloknya tiga gerbong kereta rel listrik (KRL) di Kebon Peses, Kota Bogor, Jawa Barat.
Seorang perempuan bernama Sariyah, 60 tahun, warga Batu Lambang, Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, tewas setelah terserempet kereta api (KA) di pelintasan Jalan HOS Cokroaminoto, RT 20 RW 6, Kecamatan Tegalrejo, Kamis (28/2/2019), sekitar pukul 03.50 WIB.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menjual tiket keberangkatan untuk 26 Mei 2019 (H-10 Lebaran) sejak 25 Februari 2019 mulai pukul 00.00 WIB.
PT KAI merekayasa keberangkatan sejumlah kereta api jarak jauh untuk mengantisipasi adanya kemacetan di sekitar Stasiun Gambir, Kamis (21/2/2019). Kemacetan diprediksi akan terjadi sebagai dampak dari kegiatan Malam Munajat 212 Kamis malam.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta akan melayani penumpang dari Stasiun Manggarai mulai Maret 2019.
Guna meningkatkan kenyamanan pelanggan Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks), PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan layanan pemesanan tiket Prameks secara daring. Pemesana tiket dalam jaringan untuk Prameks ini bisa dilakukan pada 1 Februari 2019 melalui KAI Access.
Industri kereta api nasional dinilai semakin berdaya saing seiring peningkatan kerja sama dengan perusahaan skala global karena mendapatkan transfer teknologi. Hal ini diwujudkan melalui langkah kolaborasi antara PT INKA (Persero) dan Stadler Rail Group asal Swiss.
Pemerintah akan melakukan reaktivasi sebanyak empat stasiun lama di Jawa Barat. Jalur kereta melalui sejumlah stasiun yang akan dihidupkan kembali itu dinilau memiliki latar belakang menarik dengan pemandangan yang indah.