PARENTING: Bermain Bersama Membangun Kedekatan dengan Anak
Membangun kedekatan dengan anak sebenarnya sangat mudah dilakukan yaitu bermain bersama.
Membangun kedekatan dengan anak sebenarnya sangat mudah dilakukan yaitu bermain bersama.
Anda tidak cocok dengan pasangan lagi, ingin bercerai secepatnya. Boleh-boleh saja, tetapi jika Anda berdua telah memiliki buah hati, jangan terburu emosi. Anak-anak adalah pihak yang paling dirugikan dan mendapat dampak buruk dari perceraian Anda.
Mainan edukatif berbentuk fisik menurutnya masih sangat diperlukan untuk merangsang anak belajar bentuk secara nyata dan merasakannya dalam genggaman. Selain itu, sambungnya, mainan edukasi berbentuk fisik juga akan membantu anak untuk melatih motorik dan membatunya untuk mudah berkonsentrasi dan memecahkan masalah.
Membaca adalah kegiatan penting yang dapat mendukung tumbuh kembang anak. Ketika mereka masih belum bisa membaca, peran orang tua untuk membacakan cerita sangat diperlukan.
Tantrum nyaris bikin semua orang tua frustasi. Seperti dilansir Kidshealth.org, tantrum bisa beragam rupa mulai merengek, menangis sampai berteriak, menendang, atau memukul. Perilaku tersebut sebenarnya umum bagi anak-anak berusia satu sampai tiga tahun. Yang membedakan cuma intensitasnya. Ada yang sering tapi ada juga yang suma sesekali.
Gawai sangat berbahaya bagi perkembangan pribadi anak-anak jika penggunaannya tidak terkontrol. Orang tua pun bisa terdampak.
Bermain bagi anak-anak bukan hanya untuk menyenangkan diri. Bermain sesungguhnya adalah proses belajar yang penting bagi mereka. Bahkan, anak akan lebih fokus dalam menyimak.
Bekal ekstra merupakan keniscayaan bagi para orang tua saat mendampingi anak dengan keterbatasan atau keluarbiasaan fisik, mental, intelektual, sosial, maupun emosional. Fokus dan perhatian bakal tercurah untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak kebutuhan khusus (ABK) mereka.
Jika selama ini Anda mengira sosok pahlawan super bisa dijadikan contoh baik bagi anak-anak, pertimbangkan lagi pemikiran itu.
Ketika sepasang suami istri memiliki masalah, anak terkadang menjadi korban. Tidak hanya bisa melumpuhkan mentalnya, tapi bahkan dapat mematikan nyawa.