PARENTING: Kesehatan Mental Anak Bisa Terganggu karena Ponsel Pintar
Sering menghabiskan waktu dengan ponsel dan tablet kerap dihubungkan dengan kesehatan mental memburuk.
Sering menghabiskan waktu dengan ponsel dan tablet kerap dihubungkan dengan kesehatan mental memburuk.
Bisnis.com, JAKARTA -- Apakah Anda memiliki anak remaja yang tengah galau atau sulit diatur? Berikut sebuah kisah yang menginspirasi tentang bagaimana memberi motivasi remaja Anda.
Orang tua perlu mempertimbangkan proses stimulasi, pola asuh orangtua, dan kecerdasan emosi anaknya untuk melakukan observasi terhadap kondisi anaknya.
Selain lebih mempererat ikatan dan kebersamaan di antara keluarga, berkemah juga dapat dijadikan sarana untuk mengajarkan anak lebih dekat dengan alam. Melalui kegiatan tersebut, anak dapat leluasa menghirup udara segar, bermain di tengah pepohonan dan hutan pinus hingga menikmati jernihnya aliran sungai.
Ketika Anda harus menceritakan soal politik kepada anak berusia 8 tahun, mungkin berpikir mereka akan lebih memilih bermain video game, atau untuk anak usia 14 tahun mereka akan memilih chatting dengan teman-temannya, namun percayalah itu salah.
Orang tua waspadalah jika anak-anak Anda adalah seorang picky eater alias suka pilih-pilih makanan.
Para orang tua harus memperhatikan dua hal yang membentuk kepribadian anak remaja. Dua hal itu adalah hal dasar yang membantu remaja menemukan identitas diri, yaitu self image (citra diri) dan self esteem (harga diri).
Mengajarkan anak untuk mandiri untuk urusan buang hajat boleh jadi bagian terberat dari proses mengasuh anak di bawah lima tahun. Kepraktisan memberikan anak diaper membuat para orang tua dan buah hatinya nyaman tak perlu terus-menerus repot setiap kali buah hati kita buang air. Risiko boros finansial sampai ruam tak lagi jadi soal.
Anak yang mengonsumsi terlalu banyak gula menurut penelitian cenderung menjadi brutal, minum alkohol, dan merokok.
Orang tua kerap mengabaikan gaya memberikan makan kepada anak. Ternyata, hal tersebut memengaruhi kesehatan anak.