Ketua PP Muhammadiyah: Hari Pahlawan Jangan Hanya Seremonial
Ketua Umum Muhammadiyah mengingatkan, bahwa Hari Pahlawan 10 November jangan hanya dijadikan sebagai acara seremonial belaka.
Ketua Umum Muhammadiyah mengingatkan, bahwa Hari Pahlawan 10 November jangan hanya dijadikan sebagai acara seremonial belaka.
Salah satu sifat dari kepahlawanan adalah memberikan inspirasi. Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, memberi inspirasi kepada sesama warga dengan taat protokol kesehatan (prokes) menjadi salah satu sifat kepahlawanan yang penting.
Ketua Umum (Ketum) Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, dan istrinya, Widi Prehati, berziarah di makam gumpalan tanah Brigjend Slamet Riyadi C.S. di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti, Solo, Selasa (9/11/2021).
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pernah mengalami fase berat pandemi Covid-19. Seluruh pemangku kepentingan berjibaku mengatasinya, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji. DIY kini melewati gelombang kedua pandemi Covid-19 setelah mengupayakan banyak hal.
Apabila dahulu membawa bambu runcing dan mengusir penjajah bagian dari jiwa kepahlawanan, hari ini esensi serupa bisa dilakukan dengan memakai masker. Di tengah “penjajah” baru bernama pandemi Covid-19, memakai masker dan protokol kesehatan (prokes) lain menjadi kontribusi masyarakat pada sektor kesehatan.
Sebagai salah satu pertempuran penting melawan Belanda pada Agresi Militer II, Serangan Umum 1 Maret 1949 mengandung berbagai nilai. Setidaknya ada empat nilai yang perlu dihayati bersama yaitu pengamalan ideologi Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bendera Merah Putih dan Bhinneka Tunggal Ika.
Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November menjadi momentum bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kulonprogo, baik masyarakat umum, anggota legislatif, maupun pemerintah untuk menghayati perjuangan para pahlawan. Penghayatan ini bisa dilakukan dengan mendasarkan segala perilaku dengan tiga hal yakni perjuangan, semangat, dan keikhlasan.
Mengapa 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan? Simak sejrahnya.
Semangat perjuangan para pahlawan tidak boleh padam. Jika dulu para pahlawan berjuang membebaskan bangsa ini dari penjajahan, maka saat ini semangat yang sama juga harus terus digelorakan.
Kalangan milenial terus didorong untuk meneladani semangat para pahlawan terdahulu yang berjuang tanpa pamrih. Sejumlah pemuda milenial bisa berkontribusi sesuai dengan kondisi pandemi saat ini dalam membantu masyarakat.