Realisasi Belanja APBN DIY Rp13,22 Triliun Per Agustus 2025
Kinerja belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di DIY hingga Agustus 2025 mencapai Rp13,22 triliun atau 61,68% dari
Kinerja belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di DIY hingga Agustus 2025 mencapai Rp13,22 triliun atau 61,68% dari
Dewan Perwakilan Rakyat RepublikIndonesia (DPR RI)bersama Pemerintah resmi mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026.
Revisi defisit APBN 2026 disepakti menjadi Rp689,1 triliun atau 2,68 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dari rancangan sebelumnya Rp638,8 triliun.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) DIY mencatat sampai Juli 2025 capaian penerimaan pajak sudah hampir 50 persen
RAPBN 2026, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengoreksi anggaran pendidikan untuk guru, dosen, dan tenaga pendidik menjadi Rp274,7 triliun.
kunci untuk menarik investasi dan memperkuat ketahanan ekonomi adalah dengan melakukan reformasi struktural dan deregulasi dengan menyederhanakan izin usaha.
Alokasi anggaran Sekolah Rakyat (SR) dalam RAPBN 2026 naik drastis mencapai Rp24,9 triliun. Jumlah tersebut melonjak 255,71% dibandingkan dengan anggaran 2025
Presiden Prabowo Subianto mengalokasi anggaran pupuk bersubsidi senilai Rp46,87 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Anggaran MBG dialokasikan sebesar Rp332 Triliun pada RAPBN 2026. Anggaran ini ternyata diambil dari plot anggaran pendidikan sebesar 44,2%.
Total RAPBN 2026 sebesar Rp1.498,25 triliun. Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk 102 kementerian dan lembaga pemerintahan.