Dampak Idul Fitri dan Geopolitik, Impor Indonesia Melemah
Impor Indonesia Maret 2026 turun 8,08% dipicu libur Idul Fitri dan tekanan geopolitik, meski secara tahunan masih tumbuh.
Impor Indonesia Maret 2026 turun 8,08% dipicu libur Idul Fitri dan tekanan geopolitik, meski secara tahunan masih tumbuh.
Pupuk Indonesia membuka peluang ekspor urea di tengah krisis global, dengan tetap mengutamakan kebutuhan dalam negeri.
Ekspor Bantul terancam tekanan global, pelaku usaha diminta siaga dan berinovasi untuk menjaga daya saing pasar internasional.
Uni Eropa hampir 100 persen bergantung pada China untuk bahan baku strategis, ancam keamanan ekonomi.
Ekonom UMY sebut konflik Iran tekan ekspor Indonesia lewat kenaikan energi, gangguan perdagangan, dan pelemahan permintaan global.
Ekspor DIY tumbuh 8,57% dengan AS sebagai pasar utama, surplus perdagangan meningkat di tengah tekanan global.
Produsen tempe Indonesia menjalin kerja sama ekspor ke Chile senilai Rp2,1 miliar, berpeluang masuk pasar Amerika Latin.
Pajak ekspor batu bara belum diterapkan, pemerintah masih menghitung dampak terhadap harga dan industri energi nasional.
Bea keluar batu bara ditargetkan berlaku 1 April 2026 untuk cegah penghindaran pajak dan tambal defisit APBN yang melebar.
Pemerintah panggil Apindo dan Kadin bahas investigasi Section 301 AS. Simak strategi RI hadapi potensi tarif tambahan dan hambatan ekspor di sini.