Heboh Paket Misterius Dikirim ke Jogja, Dikembalikan ke Jakarta dan Dibuka Polisi, Ternyata Ini Isinya
Sebuah pesan tentang paket yang dikirim kepada seorang warga di Jogja membuat heboh.
Sebuah pesan tentang paket yang dikirim kepada seorang warga di Jogja membuat heboh.
Dugaan keterlibatan warga negara Indonesia (WNI) dalam peristiwa bom mobil berkekuatan besar di Pulau Basilan, Filipina Selatan, Selasa (31/7/2018) masih didalami Mabes Polri dengan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Dalam sidang pembacaan vonis pembubaran Jamaah Anshor Daulah (JAD), Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan, pihaknya akan mempelajari hasil putusan selama satu hingga dua hari.
Seorang terduga teroris di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat diringkus Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri. Petugas juga membawa beberapa barang bukti.
Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dibekukan karena dianggap sebagai organisasi terlarang. Kuasa Hukum JAD Asludin Hatjani tak melakukan banding atas vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim PN Jakarta Selatan itu.
Jamaah Ansharut Daulah (JAD) divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai korporasi atau organisasi terlarang. JAD telah dibekukan sebagai organisasi karena dinilai terkait jaringan teroris.
Jamaah Ansharut Dalullah (JAD) divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai korporasi atau organisasi terlarang. JAD pun dibekukan sebagai organisasi.
Penanganan narapidana terorisme memerlukan perlakuan khusus karena ada faktor ideologi di dalamnya. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius.
Dua orang tak dikenal (OTK) melakukan penyerangan terhadap Polres Indramayu. OTK tersebut menggunakan motor matic berwarna hitam yang menerobos masuk pintu penjagaan Polres Indramayu pada Minggu (15/7/2018) sekitar pukul 02.35 WIB.
Rahmat Hidayat alias Abu Zakaria, partisan jaringan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang ditangkap di Kota Pekanbaru, Riau, mengaku mulai mempelajari dan tertarik dengan jaringan radikal tersebut sejak 2016 melalui media sosial.