Jokowi: Indonesia Harus Tampil Sebagai Bangsa Pemenang
Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia harus tampil sebagai bangsa pemenang di tengah pandemi Covid-19.
Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia harus tampil sebagai bangsa pemenang di tengah pandemi Covid-19.
Tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan jika berani melakukan korupsi sama saja berani mengkhianati nilai-nilai dari setiap butir yang ada di dalam Pancasila.
Presiden mengajak seluruh penyelenggara negara untuk meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan
Presenter terkemuka Najwa Shibab membela Kalista Iskandar, finalis Puteri Indonesia 2020 asal Sumatra Barat, yang tidak hapal isi Pancasila di panggung Puteri Indonesia.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak akan menoleransi kepala sekolah yang terpapar radikalisme. Dirinya dengan tegas akan langsung mencopot kepala sekolah yang terpapar paham itu.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi berkomentar terkait pernyataannya yang dianggap kontroversial terkait "Agama musuh terbesar Pancasila." Menurut Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini, pernyataannya tersebut seharusnya dipahami secara utuh.
Anggota MPR RI, Gandung Pardiman, mengingatkan agar Pancasila tak diperas-peras menjadi trisila ataupun ekasila. Gandung menegaskan Pancasila merupakan hasil kesepahaman bersama para tokoh-tokoh pendiri bangsa seperti tokoh nasionalis, tokoh Islam, hingga tokoh nonIslam. Sehingga, semangat Pancasila seperti tertuang dalam Pembukaan UUD Tahun 1945.
Munculnya kasus kekerasan di jalan (klitih) yang melibatkan kalangan pelajar hingga isu banyaknya pelajar yang terpapar paham radikalisme harus disikapi dengan meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogja, Yudian Wahyudu, dilantik menjadi kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP). Dia menggantikan Haryono yang sebelumnya berstatus pelaksana tugas (Plt.).Haryono ditunjuk sebagai Plt. setelah Yudi Latif mundur sebagai kepala BPIP pada Juni 2018.