Duh, Kasus Stunting, Dinkes Bantul Baru Intervensi Sekitar 30%
Bantul dinilai perlu menggencarkan kampanye zero stunting. Sayangnya, angka intervensi penanganan kasus stunting oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul hanya sekitar 30%.
Bantul dinilai perlu menggencarkan kampanye zero stunting. Sayangnya, angka intervensi penanganan kasus stunting oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul hanya sekitar 30%.
Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis menyatakan mendisiplinkan aparatur sipil negara (ASN) menjadi perioritas utama pada masa tugasnya mengingat saat ini menghadapi Pemilu 2019 mendatang. ASN harus netral dan tidak boleh terlibat dalam politik praktis.
Upaya penanggulangan kemiskinan di Bantul belum tepat sasaran. Masyarakat belum dibekali dengan keterampilan yang sesuai dengan bakatnya.
Beberapa hari lagi Bantul bakal punya Sekretaris Daerah (Sekda) Baru pengganti Riyantono yang pensiun. Meski begitu, sayangnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul masih menutup rapat identitas pejabat pembantu Bupati tersebut.
Upaya membangun generasi gemar membaca tak bisa dilakukan secara instan. Proses penumbuhan minat baca seharusnya dilakukan sejak usia dini.
Operasional rumah sakit (RS) tipe D yang direncanakan akhir tahun ini belum bisa terwujud. Sebab izin pemanfaatan lahan kas desa dari Gubernur DIY sampai sekarang belum keluar.
PSC 119 merupakan unit penanganan pertama kasus kegawatdaruratan sehari-hari di masyarakat seperti kecelakaan, kebakaran, bencana, penyakit, dan ibu hamil yang membutuhkan respon cepat dan tepat.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul mengoptimalkan berbagai pelayanan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Salah satunya adalah dengan menggenjot jumlah pemustaka di perpustakaan kantor maupun perpustakaan keliling.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Jogja mencatat jumlah peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Bantul sudah mencapai 884.024 jiwa atau sekitar 95,35% dari total jumlah penduduk 927.181 jiwa.
Kualitas perpustakaan di Bantul terus digenjot. Salah satu yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul adalah dengan menggelar berbagai lomba terkait dengan pengelolaan perpustakaan.