Gerakan Mbah Dirjo Diklaim Kurangi 30% Produksi Sampah di Jogja
Pemkot Jogja mengklaim gerakan Mbah Dirjo atau Mengolah Limbah dan Sampah dengan Biopori Ala Jogja mampu mengurangi produksi sampah harian sebanyak 30 persen.
Pemkot Jogja mengklaim gerakan Mbah Dirjo atau Mengolah Limbah dan Sampah dengan Biopori Ala Jogja mampu mengurangi produksi sampah harian sebanyak 30 persen.
Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani, Kalasan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman mendapatkan respon positif dari sejumlah warganet.
Bupati Bantul menginstruksikan seluruh elemen masyarakat untuk menangani sampah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melakukan refocusing anggaran
Sejak setahun terakhir warga di Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul sudah tidak lagi mengandalkan TPA Piyungan.
Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR tengah melihat persoalan yang terjadi di TPST Piyungan.
Sat Pol PP Kota Jogja mengaku akan menindak warga yang membuang sampah sembarangan di masa darurat sampah sekarang.
Tujuan pembukaan seluruh depo di Kota Jogja agar masyarakat tidak membuang sampahnya di jalan.
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan atau TPA Piyungan Transisi Tahap I dibuka secara terbatas, sampah di kawasan wisata Kota Jogja diprioritaskan.
Pemkot Jogja sudah membuka seluruh depo dan tempat pembuangan sementara (TPS) di wilayahnya, Kamis (3/8/2023).
Pembatasan Pembuangan Sampah di TPST Piyungan, UPT Cagar Budaya Minta Pedagang Teras Malioboro 2 Bawa Pulang Sampahnya