TPST Piyungan Ditutup, Begini Tumpukan Sampah di Depo Sampah Pasar Bantul
Di Pasar Bantul, sampah dari aktivitas pasar pun belum mampu terbuang dan hanya menumpuk di depo sampah pasar.
Di Pasar Bantul, sampah dari aktivitas pasar pun belum mampu terbuang dan hanya menumpuk di depo sampah pasar.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan menganggarkan proyek pembangunan tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) alternatif di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022 mendatang.
DPUP-ESDM DIY menargetkan, TPA Transisi yang dibangun tepat di sebelah utara TPST Piyungan akan beroperasi pada akhir Agustus 2022
Kota Jogja berpotensi mengalami darurat sampah akibat penutupan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, DIY.
Peningkatan volume sampah terjadi di destinasi wisata dan kawasan pemukiman. Salah satu pemicunya adalah tingkat konsumsi yang naik selama libur Lebaran.
Satu truk batu split diturunkan untuk memblokade akses jalan masuk ke TPST Piyungan. Tindakan ini merupakan bentuk penolakan keras warga atas transisi pembuangan sampah ke lahan baru di sebelah utara TPST Piyungan.
Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman menyediakan lahan seluas satu hektare di Dusun Kenaji untuk pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).
Pemda DIY kembali melakukan penutupan TPST Piyungan selama tiga hari terhitunga sejak Jumat (1/4/2022) hingga Minggu (3/4/2022). Penutupan itu dilakukan untuk membuatkan jalan menuju lokasi pembuangan sampah di Zona B yang sudah terlalu tinggi.
Pertemuan negara G20 Environment Deputies Meeting and Climate Sustanability Working Group (1st G20 EDM-CSWG) yang berlangsung selama tiga hari di Kota Jogja menghasilkan sejumlah kesepatan. Salah satunya kesepatan untuk memasukkan sampah plastik dalam siklus ekonomi dengan saling tukar teknologi dalam mengatasi persoalan sampah plastik.
TPST Piyungan Bantul akan ditutup lagi selama tiga hari mulai Jumat (18/3/2022) sampai Minggu (20/3/2022). Penutupan dilakukan untuk keperluan penataan di lokasi pengumpulan sampah.