Pemda Tawarkan Swasta Kelola TPST Piyungan
Kasus persampahan kembali terjadi tahun ini. Kondisi tersebut tidak lepas dari kondisi TPST Piyungan yang sejak beberapa tahun lalu over load.
Kasus persampahan kembali terjadi tahun ini. Kondisi tersebut tidak lepas dari kondisi TPST Piyungan yang sejak beberapa tahun lalu over load.
Carut marut penanganan sampah yang sejak beberapa tahun lalu terjadi di wilayah DIY menjadi keprihatinan Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIY. Mereka segera merekomendasikan kepada Pemda DIY sejumlah cara mengatasi masalah sampah.
Masalah sampah menumpuk di wilayah DIY menimbulkan beragam komentar dari berbagai kalangan. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga anggota Komisi C DPRD DIY Hud Tri Yudiana mendesak Pemda DIY segera menuntaskan persoalan itu, salah satunya dengan menerapkan teknologi pemusnahan sampah.
Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY menyiapkan dua dermaga tambahan untuk menampung ribuan ton sampah yang belum terkirim. Kedua dermaga tersebut berada di area TPST Piyungan.
Sejak Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan berhenti beroperasi, sejumlah pengelola sampah di masyarakat ikut kelimpungan. Mereka terkena dampak protes warga akibat sampah tidak diambil dan menyebabkan bau dimana-mana.
Sampah yang ada di Depo Sleman sudah tidak diangkut oleh Armada pengangkut sampah sejak Minggu (26/3/2019). Hal tersebut merupakan dampak dari pemblokiran akses menuju Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan Bantul sejak Minggu (24/3/2019) oleh warga Desa Sitimulyo.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY mengungkapkan beberapa persoalan yang menyebabkan alat berat di Tempat Pembuangan Sampah Perpadu (TPST) Piyungan tidak berjalan optimal.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY sudah menyiapkan solusi untuk mengakhiri persoalan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. Mulai Rabu (27/3/2019) besok, seluruh armada pengangkut sampah bisa beroperasi seperti sedia kala.
Akses Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan ditutup warga sejak Minggu (24/3/2019) lalu karena tuntutan penduduk setempat yang tak kunjung dipenuhi oleh pemerintah. Imbasnya, warga Jogja harus berhadapan dengan tumpukan sampah yang terus menggunung.
Penduduk Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul, masih memblokade Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul. Blokade rencananya dibuka Rabu (27/3/2019) besok apabila tuntunan warga dikabulkan.