PSEL Jogja Masuk Tahap Baru, Pematangan Lahan Dimulai Agustus
Pemkot Jogja menyiapkan pematangan lahan PSEL pada Agustus 2026. Anggaran Rp17 miliar ditanggung bersama Jogja, Sleman, dan Bantul.
Pemkot Jogja menyiapkan pematangan lahan PSEL pada Agustus 2026. Anggaran Rp17 miliar ditanggung bersama Jogja, Sleman, dan Bantul.
DLH Kota Jogja memastikan layanan TRC Mas JOS gratis dengan pengambilan sampah maksimal tujuh hari setelah data permohonan dinyatakan lengkap.
Pemkab Bantul masih mematangkan persiapan pembangunan PSEL, mulai dari penyiapan lahan hingga penyusunan MoU dan PKS bersama Danantara.
Pemkab Sleman merampungkan pengadaan delapan dump truck dan mulai membangun depo sampah untuk mendukung operasional PSEL Yogyakarta Raya.
Umbulharjo menjadi percontohan pengelolaan sampah organik di Jogja. Warga dilatih mengolah sisa dapur dengan metode Losida Vermicompos.
Kelurahan Gowongan mengenalkan budaya pilah sampah kepada anak PAUD melalui dongeng, buku cerita bergambar, dan kegiatan kreatif dalam Gebyar PAUD 2026.
8 mitra PSEL tahap II resmi dipilih untuk kelola sampah jadi listrik di 20 daerah. Konsorsium Indonesia, Prancis, China terlibat. Proyek masih bersyarat menuju
DLH Kulonprogo mencatat volume sampah yang masuk TPA Banyuroto turun dari 33 ton menjadi 24 ton per hari setelah penerapan aturan penolakan sampah organik.
KLH akan mewajibkan produsen membiayai pengelolaan sampah melalui skema PRO sebagai penguatan tanggung jawab produsen atas kemasan.
TPST Modalan Bantul segera ditingkatkan melalui proyek hampir Rp20 miliar. Kapasitas pengolahan sampah ditargetkan naik menjadi 60 ton per hari.