Bergerak 3 Menit Per Jam Bisa Tekan Risiko Penyakit Kronis
Sebuah studi baru yang praktis meskipun kecil menunjukkan bahwa berdiri dan bergerak setiap 30 menit selama sekitar tiga menit dapat mengurangi dampak kesehatan dari terlalu banyak duduk.
Sebuah studi baru yang praktis meskipun kecil menunjukkan bahwa berdiri dan bergerak setiap 30 menit selama sekitar tiga menit dapat mengurangi dampak kesehatan dari terlalu banyak duduk.
Berikut 7 rekomendasi untuk menghadapi stres dan rasa cemas saat diam di rumah selama masa pandemi Covid-19.
Makanan yang mengandung jeruk memiliki serat keras dan basa asam yang dapat menyebabkan iritasi pada perut Anda. Ini dapat menyebabkan gastritis atau membuat Anda rentan terhadapnya.
Nyeri di dada dianggap sebagai tanda serangan jantung. Namun setelah bertahun-tahun, ilmuan menyadari bahwa ada beberapa tanda yang cukup terkait dengan serangan jantung.
Di masa pandemi Covid-19, banyak perusahaan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Bekerja dari rumah membuat pekerja tetap produktif dengan memanfaatkan dan mengandalkan kecanggihan teknologi. Bahkan, agenda pertemuan dan menyelesaikan pekerjaan lain bisa dilakukan virtual lewat aplikasi video.
Upaya menghindari serangan jantung bisa dilakukan sejak usia muda. Serangan jantung masuk kategori silent killer, yaitu penyakit yang mematikan penderita tanpa ada keluhan sebelumnya.
Banyak orang berjuang denganmasalah kecemasan dan tekanan mental saat pandemi Covid-19. Di saat seperti ini, mindfulnessmenjadi penting.
Penyakit serangan jantung mengalami peningkatan pada kelompok usia 18-20 tahun, dalam 10-15 tahun terakhir. Ada beberapa faktor penyebabnya.
Cara lain yang berguna untuk membantu menurunkan kadar kolesterol Anda dengan cepat adalah dengan bergerak. Dr Sarah Samaan, dokter lain yang berspesialisasi dalam kardiologi, mengatakan bahwa olahraga dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik) dan meningkatkan LDL (kolesterol jahat).
Hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak boleh dibiarkan. Kondisi kesehatan serius ini dapat mengakibatkan komplikasi yang tidak dapat diperbaiki dan terkadang bahkan kematian.